Pilpres 2019

4 Fakta PSI Gagal Masuk Parlemen, Paling Sering Muncul Iklan di TV hingga Tanggapan Andi Arief

Berikut 4 fakta PSI yang gagal masuk parlemen, partai paling sering muncul di TV hingga raup 10,84 persen di Iran. Simak selengkapnya di sini!

4 Fakta PSI Gagal Masuk Parlemen, Paling Sering Muncul Iklan di TV hingga Tanggapan Andi Arief
ISTIMEWA
4 Fakta PSI Gagal Masuk Parlemen, Paling Sering Muncul Iklan di TV hingga Tanggapan Andi Arief 

Berikut 4 fakta PSI yang gagal masuk parlemen, partai paling sering muncul di TV hingga raup 10,84 persen di Iran. Simak selengkapnya di sini!

TRIBUNNEWS.COM- Partai Solidaritas Indonesia (PSI) berdasarkan hasil quick count (hitung cepat) oleh sejumlah lembaga survei hanya memperoleh kisaran 2 persen, Rabu (17/4/2019).

Misalnya pada hasil quick count Litbang Kompas hingga pukul 06.01 WIB Kamis (18/4/2019) dengan jumlah suara masuk 87 persen hanya memperoleh 2,03 persen.

Dari hasil ini, PSI diprediksi tidak akan lolos ambang batas parlemen atau Parliamentary Threshold yakni sebesar 4 persen.

"Menurut quick count, PSI mendapat 2 persen.

Dengan perolehan itu PSI tidak akan berada di Senayan lima tahun ke depan," ujar Ketua Umum PSI, Grace Natalie seperti dikutip dari situs resmi PSI, Rabu (17/4/2019).

Baca: Hasil Quick Count yang Tunjukkan PSI Tidak Lolos, Andi Arief Beri Tanggapan

Grace menambahkan jika pihaknya telah berjuang dan tidak akan menyalahkan siapapun atas kekalahan PSI.

Tak lupa ia juga mengucapkan terimakasih kepada sekitar 3 juta orang yang telah memberikan suaranya untuk PSI.

"Kami siap menjadi partner Pak Jokowi menjalankan program-program kerakyatan yang akan meningkatkan kesejahteraan rakyat," kata Grace.

Berikut ini kumpulan fakta dan tanggapan tentang kekalahan PSI yang telah dirangkum Tribunnews.com dari berbagai sumber pada Kamis (18/4/2019).

Halaman
1234
Penulis: Bunga Pradipta Pertiwi
Editor: Daryono
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved