Senin, 25 Mei 2015
Tribun SelebTribunnews Seleb

Resensi Film seMESTA menduKUNG

Kamis, 2 Juni 2011 06:30 WIB

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM - Rumah produksi  Mizan Productions terus berkomitmen menyajikan film yang digarap dengan baik dengan sisipan peran moral yang baik pula. Setelah Rindu Purnama yang meraih 7 nominasi di Festival Film Bandung 2011, kini bekerjasama dengan Falcon Pictures dihadirkan film berjudul unik, seMESTA menduKUNG.

Film yang terinspirasi dari kisah nyata semangat tim olimpiade sains Indonesia sebagai juara umum olimpiade fisika di Singapura, namun karakter, detail cerita serta peristiwanya merupakan rekaan.

Film ketujuh yang diproduksi oleh Mizan Productions setelah Laskar Pelangi, Sang Pemimpi, Garuda di Dadaku, Emak Ingin Naik Haji, 3 Hati 2 Dunia 1 Cinta dan Rindu Purnama digarap   John De Rantau.

Film ini menceritakan tentang Arif, seorang anak yang sangat mencintai Fisika dan berasal dusun di Pamekasan, Madura. Jauh dari gemerlap kota dan fasilitas yang memadai sekaligus kesulitan ekonomi yang dialaminya, tidak memadamkan kecintaannya pada dunia sains khususnya Fisika.

Beruntung ia mempunyai guru seperti Ibu Tari, seorang perempuan Minang yang karena dedikasinya terhadap dunia pendidikan rela “terdampar” di Madura untuk menemukan intan-intan pecinta ilmu sains.

Di luar kecerdasannya, Arif tetaplah seorang anak yang merindukan sang ibu yang lama pergi. Sang ibu yang akhirnya harus dicarinya hingga ke Singapura.Dibalik pesan kuatnya sebagai penyemangat bagi anak kurang mampu untuk giat menempuh pendidikan demi cita-cita,

Halaman12
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas