Jumat, 28 November 2014
Tribun Seleb

Yeni Rahman: Deddy Mizwar Terlalu Banyak Dosa

Rabu, 8 Juni 2011 22:52 WIB

Yeni Rahman: Deddy Mizwar Terlalu Banyak Dosa
TRIBUNNEWS.COM/WILLEM JONATA
Dedy Mizwar tersenyum setelah pulang dari makam sang ibu, Jumat (11/2/2011) siang.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Adi Suhendi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mantan Ketua Pengurus Besar Persatuan Artis Film Indonesia (PB Parfi) Yeni Rahman, mengatakan Ketua Dewan Pertimbangan Organisasi (DPO) Parfi 2006-2010 Dedy Mizwar terlalu banyak bikin dosa di dunia film Indonesia.

"Saya kira kalau makin tua itu semakin bodoh. Dia sudah terlalu banyak bikin dosa di dunia film Indonesia. Dia harusnya pensiun," kata Yeni Rahman di Mapolda Metro Jaya, Rabu (8/6/2011).

Menurut Yeni, Deddy sebagai orang yang duduk di Dewan Pertimbangan Organisasi Parfi tidak tahu apa-apa tentang Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Parfi. "Dia sebagai DPO nggak tahu apa-apa tentang AD/ART," imbuhnya.

Hak tersebut diungkapkan Yeni terkait dengan terpilihnya AA Gatot Brajamusti yang terpilih menjadi ketua umum PB Parfi yang mengkibatkan kisruh dalam Kongres Parfi. Kuat Dugaan Deddy Mizwar berada dibalik kemenangan AA Gatot menjadi ketua umum PB Parfi. " Saya rasa ada sisi komersialnya," ujar Yeni menutup pembicaraan.

Diberitakan sebelumnya, Kongres Parfi yang berlangsung Minggu (22/5/2011), berlangsung ricuh bahkan sebagian peserta kongres melakukan aksi walk out.

Bukan hanya itu, kongres yang dilaksanakan di Hotel Grand Sahid Jaya pun dihiasi aksi jotos antara para artis dengan petugas keamanan.

Tetapi, kubu AA Gatot Brajamusti tetap menjalankan kongres, sampai akhirnya AA Gatot Brajamusti menang mutlak dalam pemilihan Ketua Parfi periode 2011 - 2015. Dia meraih dukungan terbanyak yakni 372 suara dari total 398 suara yang diperebutkan.

Disusul kemudian artis senior Sultan Saladin yang meraih 18 suara dan Ki Kusumo yang hanya mendapat 8 suara. Satu suara dinyatakan cacat dan tidak sah

Penulis: Adi Suhendi
Editor: Yulis Sulistyawan

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas