Pop Jepang Pilihan SuperGirlies

Diantara girlband yang sedang ngetren di industri musik Indonesia saat ini, SuperGirlies menyebutkan mereka berbeda dengan girlband lainnya.

Pop Jepang Pilihan SuperGirlies
WARTA KOTA
SuperGirlies

TRIBUNNEWS.COM - DI antara girlband yang sedang ngetren di industri musik Indonesia saat ini, SuperGirlies menyebutkan mereka berbeda dengan girlband lainnya. Selain dalam gaya dan penampilan, perbedaan SuperGirlies dengan girlband lain ada pada lagu yang dinyanyikan.

Jika girlband kebanyakan suka bergaya ala K-Pop (Korea), tujuh SuperGirlies memilih berkiblat ke J-Pop (Jepang). Girlband ini diawaki Opie Oktavia (20), Larashati (22), Regita Natalia alias Rei (21), Kinanti Mayrisa Kenanga (19), Farahdiba (18), Yuwi Dewi Hani Jayanti (20), dan Mega Selvia (20) .

Warna musik Jepang itu terasa begitu dominan pada lagu berjudul Malu-malu Mau. "Kalau yang lain lebih ke Korea, kami cenderung (memakai gaya) Jepang dan remaja yang agak childish," kata Opie, mewakili SuperGirlies, setelah menyanyi di Studio Dahsyat RCTI, Kebonjeruk, Jakarta Barat, baru-baru ini.

Saat manggung, mereka biasa memakai kostum ceria dengan beragam warna cerah dan menyala. Ada merah, hijau, biru, kuning, merah muda, dan ungu. Tank top mereka digabungkan dengan rompi warna cerah lain, serta hot pant dan stocking.

"Semuanya colorfull dan seksi," kata Rei sambil tersenyum. Dia adalah personel SuperGirlies yang baru saja masuk di awal Oktober ini.

Meski musiknya J-Pop dengan dandanan yang unik dan kostum warna-warni, personel SuperGirlies tidak bisa melupakan asal-usul nya. "Wajah, lagu, dan kostumnya sih oke, tapi logat dan mukanya tetap Sunda," ujar Mega.

Saat nge-dance, Opie dkk juga mempertontonkan gerakan tangan dan kaki yang sederhana, hingga bisa diikuti para penontonnya. "Ketika tampil di panggung, dance-nya banyak loncat-loncat dan atraktif biar terlihat ceria," kata Opie.

"Kami ini girlband yang luar biasa," timpal Kinan sambil tertawa lepas.

Walau terkesan sedikit nyeleneh dan acak-acakan, SuperGirlies berani tampil ekstrem dengan memadukan warna-warni cerah dan musik J-Pop yang sedikit tidak rapi. Para personel SuperGirlies menghindari warna-warna gelap seperti abu-abu, cokelat, apalagi hitam, pada saat tampil. Setiap kali manggung, warna-warna kostumnya pasti cerah menyala.

Girlies, kata Opie, bisa juga berasal dari kata geulis, yang berarti cantik dalam bahasa Sunda. Mereka itu berasal dari Bandung, Serang, dan Tasikmalaya, dan bertemunya di Bandung.

"Kami yang cantik-cantik ini ingin meramaikan industri musik Indonesia," kata Opie sambil ngakak.

Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved