• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 1 Agustus 2014
Tribun Seleb

Adegan Pemerkosaan Tak Disensor, Cinta Ratu Merasa Ditipu

Jumat, 5 Oktober 2012 15:33 WIB
Adegan Pemerkosaan Tak Disensor, Cinta Ratu Merasa Ditipu
KOMPAS.COM
Cinta Ratu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris Cinta Ratu kecewa  dengan hasil film horor buatan produser Shanker yang dibintanginya. Cinta merasa ditipu oleh sang produser karena menayangkan adegan yang seharusnya disensor.

"Di situ ada adegan pemerkosaan. Aku pikir standar enggak vulgar itu. Setelah di-set dan direct, hasil akhirnya seperti itu. Saya pribadi kecewa, kenapa tim editing tidak memperhalus adegan itu, benar-benar frontal," kata Cinta terkait keterlibatannya dalam film Kutukan Arwah Santet saat ditemui di Jakarta, Kamis (4/10/2012).

Saat melakukan adegan tersebut, Cinta mengaku melakukannya dengan berat hati. Namun, karena produser meyakinkan adegan tersebut tidak akan vulgar dan hanya sekilas, Cinta pun mengamininya.

Setelah film selesai, Cinta bukannya senang. Dia justru merasa dijebak dan dibohongi Shanker. "Di situ produser ada, menyaksikan. Katanya ini adegan pemerkosaan dan sekilas. Saya pikir standar. Tapi setelah nonton, itu bukan pemerkosaan, tapi malah kayak begitu," ungkapnya kesal.

Terkait hal tersebut, Cinta berniat mengajukan tuntutan terhadap pihak produser. Meski Cinta mengakui bahwa dirinya telah teledor dengan kontrak kerja.

Sebelum memerankan tokoh tersebut, Cinta mengaku tidak pernah disodorkan kontrak. Ia bekerja hanya berdasarkan kepercayaan. "Saya berani sumpah demi Tuhan, tidak ada kontrak yang saya tandatangani. Keteledoran saya, karena terlanjur percaya sama pihak sana," katanya.

Cinta berharap bisa menemui Shangker, karena menurutnya beberapa hari ini ia kesulitan untuk sekadar menghubunginya. Agak janggal memang menerima pekerjaan tanpa tanda tangan kontrak, adakah maksud tertentu di balik ini?

"Kalau tujuan saya mau dongkrak popularitas dengan adegan begitu, dari dulu film-film yang lebih vulgar saya akan ambil. Tapi saya ambil film ini karena karakter Mirna yang saya mainkan adalah perempuan baik-baik," kelitnya.

Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
3 KOMENTAR
1002171 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Blue Guards-Minggu, 14 Oktober 2012 Laporkan
    yang disesali cuma jumlah penonton kah..? atau tidak sesuai nilai yang di bayarkan ke pelakon dengan penghasilan dari penonton adegan itu kah..? kalau di sensor hanya sedikit orang yang bisa nonton kalau tidak di sensor makin banyak penonton..?
  • Rudy Ray-Rabu, 10 Oktober 2012 Laporkan
    haalaah.. bilang aja ..biar filmnya laku...!!




  • apel merah-Jumat, 5 Oktober 2012 Laporkan
    Kalo akhirnya mesti
    disensor kenapa mesti
    dilakonin? Trus trang saja
    kalo mau cari sensasi, cari
    popularitas, akal"an artis
    baru biar filmnya dikenal
    orang.
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas