• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 23 Juli 2014
Tribun Seleb

Adegan Pemerkosaan Tak Disensor, Cinta Ratu Merasa Ditipu

Jumat, 5 Oktober 2012 15:33 WIB
Adegan Pemerkosaan Tak Disensor, Cinta Ratu Merasa Ditipu
KOMPAS.COM
Cinta Ratu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktris Cinta Ratu kecewa  dengan hasil film horor buatan produser Shanker yang dibintanginya. Cinta merasa ditipu oleh sang produser karena menayangkan adegan yang seharusnya disensor.

"Di situ ada adegan pemerkosaan. Aku pikir standar enggak vulgar itu. Setelah di-set dan direct, hasil akhirnya seperti itu. Saya pribadi kecewa, kenapa tim editing tidak memperhalus adegan itu, benar-benar frontal," kata Cinta terkait keterlibatannya dalam film Kutukan Arwah Santet saat ditemui di Jakarta, Kamis (4/10/2012).

Saat melakukan adegan tersebut, Cinta mengaku melakukannya dengan berat hati. Namun, karena produser meyakinkan adegan tersebut tidak akan vulgar dan hanya sekilas, Cinta pun mengamininya.

Setelah film selesai, Cinta bukannya senang. Dia justru merasa dijebak dan dibohongi Shanker. "Di situ produser ada, menyaksikan. Katanya ini adegan pemerkosaan dan sekilas. Saya pikir standar. Tapi setelah nonton, itu bukan pemerkosaan, tapi malah kayak begitu," ungkapnya kesal.

Terkait hal tersebut, Cinta berniat mengajukan tuntutan terhadap pihak produser. Meski Cinta mengakui bahwa dirinya telah teledor dengan kontrak kerja.

Sebelum memerankan tokoh tersebut, Cinta mengaku tidak pernah disodorkan kontrak. Ia bekerja hanya berdasarkan kepercayaan. "Saya berani sumpah demi Tuhan, tidak ada kontrak yang saya tandatangani. Keteledoran saya, karena terlanjur percaya sama pihak sana," katanya.

Cinta berharap bisa menemui Shangker, karena menurutnya beberapa hari ini ia kesulitan untuk sekadar menghubunginya. Agak janggal memang menerima pekerjaan tanpa tanda tangan kontrak, adakah maksud tertentu di balik ini?

"Kalau tujuan saya mau dongkrak popularitas dengan adegan begitu, dari dulu film-film yang lebih vulgar saya akan ambil. Tapi saya ambil film ini karena karakter Mirna yang saya mainkan adalah perempuan baik-baik," kelitnya.

Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas