• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 31 Juli 2014
Tribun Seleb

Eyang Subur tak Suka MUI Ikut Campur

Sabtu, 20 April 2013 07:29 WIB
Eyang Subur tak Suka MUI Ikut Campur
/WARTAKOTA/NURICHSAN
Eyang Subur

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Eyang Subur akhirnya melawan setelah beberapa pekan digunjing tuduhan mengajarkan aliran sesat hingga hobi menikahi istri orang.

Pria yang populer sebagai guru spiritual kalangan artis itu melaporkan artis Adi Bing Slamet dan istrinya, serta dua mantan pengikutnya ke Bareskrim Mabes Polri.

Sekitar tiga jam Eyang Subur menjelaskan laporannya kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Bareskrim Polri, Jumat (19/4/2013). Didampingi pengacaranya, Ramdan Alamsyah, Eyang Subur juga mengadu ke Komnas HAM.

"Dua laporan kita diterima, kedatangan kita hari ini (kemarin) dalam rangka melakukan upaya penegakan hukum, mencari kebenaran dan mencari keadilan. Dan, mencari kebenaran itu bukan di depan media," tegas Ramdan di Mabes Polri, Jakarta.

Ada empat orang yang dilaporkan, yaitu Adi Bing Slamet, Nurjanah (istri Adi Bing Slamet), Novi Oktora dan Arya Wiguna. Laporan Eyang Subur tercatat dengan nomor TBL/169/ IV/2013/Bareskrim.

"Masing-masing terlapor merupakan pihak yang dengan bebasnya memberikan pernyataan-pernyataan di media cetak, online, yang akhirnya membentuk opini terhadap klien kami dan sangat merugikan," tandas Ramdan.

Adi Bing Slamet cs dinilai melanggar Pasal 27 jo Pasal 45 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektonik (ITE). Apabila terbukti, mantan penyanyi cilik akhir tahun 1970-an itu terancam hukuman penjara selama enam tahun atau denda Rp 1 miliar.

Dada Eyang Subur makin sesak, manakala Majelis Ulama Indonesia (MUI) turut campur. Ia merasa terzalimi. MUI dinilai seolah-olah memaksanya mengakui kesalahan melakukan praktek perdukunan.

Ramdan mengungkapkan, saat dirinya mendatangi MUI yang kedua kalinya untuk menanyakan fatwa resmi MUI, justru dijawab bahwa fatwa tersebut tak ada. "Di situ orang MUI mengatakan tolong pakai nurani, bahwasannya Eyang Subur pernah melakukan perdukunan," beber Ramdan.

"Artinya apa? Kalimat itu sama dengan kalimat Adi Bing Slamet yang menginginkan dia (Eyang Subur) mengakuinya. Percuma Eyang Subur sudah disumpah nggak dipercaya. Kenapa juga MUI menyuruh buat pernyataan yang sesungguhnya dia tidak melakukan?" tegasnya.

Eyang Subur sejak semula tak pernah mengaku sebagai dukun, kyai, ulama, guru atau paranormal. Ini sudah dibuatkan pernyataan tertulis dan dinotarialkan serta diserahkan ke MUI.

"Kenapa masih minta kita mengakui Eyang Subur menjalankan praktek perdukunan. Ini yang kita anggap timpang. MUI sendiri mengatakan terakhir saat tabayun, siap nggak untuk diislahkan? Oh, siap. Tapi nyatanya hari kedua kita ke sana. Kalau mau diislahkan harus buat pernyataan ini," tutur Ramdan.

Kendati demikian, Ramdan tak mau membuka isi surat yang dimaksud. "Surat, nanti rahasia. Tidak dibuka ke siapapun. Lho kok jadi kita seolah-olah diarahkan harus mengakui. Itu saksinya saya sendiri," ujarnya meyakinkan.

"Harusnya MUI mendekatkan orang ke surga, bukan menjauhkannya. Tapi, justru berbalik dengan kenyataan, MUI meminta kilennya mengakui kesalahan yang bukan kesalahannya.

Artinya zalim. Kita harus bicara nurani. Kalau sudah sumpah. Biar laknat Allah berkata, bukan manusia memaksa," tandas Ramdan.

Meskipun begitu, Eyang Subur tak turut melaporkan MUI ke Bareskrim. MUI hanya diadukan ke Komnas HAM. "Yang pasti sudah ke Komnas HAM (diadukan)," tegas Ramdan. DANANG SETIAJI/ADI SUHENDI

Editor: Rachmat Hidayat
Sumber: Tribun Jakarta
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
23 KOMENTAR
1691871 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • Panjul Subarja-Selasa, 23 April 2013 Laporkan
    RAMDAN ... TAI ANJING
  • radensyah-Senin, 22 April 2013 Laporkan
    Ramdan itu juru bicara, bukan
    pengacara. Klo pengacara apapun
    fakta hukum adalah rahasia.
    Benarkan pak juru bicara....
  • Ratih Dewi-Senin, 22 April 2013 Laporkan
    harusnya ramdan mengakui aja deh klo eyang subur itu emang sesat...( tp ntr ga dpt duit ya..) dilematis buat ramdan
  • insan bumi-Senin, 22 April 2013 Laporkan
    kalo mau mmbela jangan karna duitnya bela kebenaranya; buat pengacara eyang subur
  • Ordni Bu-Senin, 22 April 2013 Laporkan
    Apa salahnya jadi dukun ?? Tiap kampung didesa banyak dukun2, mulai dukun bayi sampai dukun suwuk(penyembuh).
    NUI sebaiknya tidak terjebak oleh konflik SuburxAdiB ..... jangan mau main tilang seperti Polantas main serbu kayak kopasus, main gledah kayak K
  • Laila Imutz-Minggu, 21 April 2013 Laporkan
    bener tuh , klo ngakunya bukan dukun truz yg katanya eyang gaib yg bisikin spy ngawinin anak orang itu siapa ......???? truz kok gak hafal al fatihah , kan alfatihah bacaan wajib sholat , berarti gak sholat donk , truz yg bedain orang itu muslim atau kafi
  • Darlis-Minggu, 21 April 2013 Laporkan
    Pak ramdan, dalam ajaran Islam orang yg menempatkn patung di dalam rumah tu hukumnya haram. Anda boleh cek haditsnya/dalilnya. Jngn smpai anda mnjadi sesat krna uang.
  • m.thoep-Minggu, 21 April 2013 Laporkan
    ДHHHH... PЦУΞИG УДБG БΞИΞЯ SIДPД
    SI ҜДGIДИ LФЩ ҜФҜ ИGФΓФΓ
    ИGЯДSД ҜLДΞИИУД БΞИДЯ.
  • Haikal subhat-Minggu, 21 April 2013 Laporkan
    sebenarxa eyang subur ntuh org islam,apa ngaku2 islam,murtad jg pengacaraxa klo benar2 tau eyg subur tuh salh,tpi dia ttp membela.astagfirlo hal adliiim.
  • gundulmu-Minggu, 21 April 2013 Laporkan
    Banyak komentar yg nyebut dukun itu sesat padahal ga juga, mereka punya tuhan,
    berkeyakinan dengan caranya sendiri, di NKRI Aliran kepercayaan masih tetap
    dijamin
  • Thegar-Minggu, 21 April 2013 Laporkan
    Jika eyang subur bukan dukun,lantas apa maksudnya dia menikah atas bisikan eyang gaib? & hanya manusia penganut ilmu sesat yg ngaku islam tapi gak bisa baca surat Al-fatihah! Dan bisa di pastikan kalau eyang subur gak bisa shalat 5 waktu!!
  • subur yg jujur-Minggu, 21 April 2013 Laporkan
    Tobat yg mengaku eyang
    subur juga ramdan dan
    seluruh pengikutny dosa
    menistakan agama
  • Andri Hadi-Minggu, 21 April 2013 Laporkan
    ternyata gampang untuk jadi tenar, padahal semua pada kebelinger.,
  • Belagu Penggoda-Minggu, 21 April 2013 Laporkan
    kalau dipikir apa susahnya sih mengungkap kebenaran, alat2 kan udah pada canggih, kalau disumpah emang susah, karena itu adalah kehendak Allah SWT kita tidak bisa tau, sedangkan untuk manusia sendri kan bisa dengan alat tes kejujuran, trus sadap tuh rumah
  • Penyair Jalanan-Minggu, 21 April 2013 Laporkan
    Ituh si sigit dibayar berapa ya??
  • ari gemblong-Sabtu, 20 April 2013 Laporkan
    ramdan,nda ada org yg salut
    km.Spertix qm cr popularitas n jgn2
    qm jg anak buah subur?
    ramdan,qm pgacara tp norak,cra
    bcramu nda sperti intelektual alias
    ngawur n edan kyak bosmu eyang
    kabur alias eyang sumur.
  • garuk-Sabtu, 20 April 2013 Laporkan
    kebenaran akan terungkap sebentar lagi so si pengacara tinggal duduk manis menikmati uang bayaranx kn beres gtu aja ko repot pake mbolak mbalik kata, tu pengacara nya jga perlu di sumpah biar paham makna sumpah yg sebenarx n pasti dapt ganjaranx bla bohon
  • Wasono Crbn-Sabtu, 20 April 2013 Laporkan
    MUI tdk sembarangan mengeluarkan fatwa bro...pernyataan yg kamu bikin hanya berlaku buat kmu sendiri..MUI bukan punya satu orang tpi seluruh indonesia...DPR yg disumpah jabatan aja hasilnya msi meragukan..apalagi dg surat pernyataan sangat lemah klu MUI m
  • glenn jordan-Sabtu, 20 April 2013 Laporkan
    minta subur membuktikan darimana
    hartanya..nanti baru ketahuan dia
    dukun atau bukan..
  • mamase-Sabtu, 20 April 2013 Laporkan
    Bilang sama PEMULUNG eh pengacaranya si Subur... Sekalian saja suruh seluruh rakyat NKRI utk tidak ikut campur urusan Subur...... dasar pemulung....... eh pengacara.....
  • Tampilkan lainnya
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas