Perfilman

Film Tentang Syafi'i Maarif Ini Raih Penghargaan Bergengsi di Las Vegas

Film "Si Anak Kampoeng" karya Damien Dematra kembali meraih penghargaan di ajang festival film berskala international.

Film Tentang Syafi'i Maarif Ini Raih Penghargaan Bergengsi di Las Vegas
Film Si Anak Kampoeng 

TRIBUNNEWS.COM - Film "Si Anak Kampoeng" karya Sutradara Damien Dematra kembali meraih penghargaan di ajang festival film berskala international.

Kali ini penghargaan itu diraih dari Nevada International Film Festival yang baru-baru ini berlangsung di kota penuh gemerlap Las Vegas. Festival ini menganugerahkan penghargaan Layar Perak (Silver Screen Award).

Penghargaan ini merupakan penghargaan dan nominasi ke-30 untuk film yang mengangkat kisah perjuangan Syafi'i Maarif yang dikenal sebagai Buya Syafi'i, mantan Ketua Umum Muhammadiyah, dalam meraih cita-citanya untuk mengenyam pendidikan yang tinggi.

Sebelumnya film Si Anak Kampoeng yang diperankan oleh almarhum aktor cilik Radhit Syam ini telah meraih berbagai penghargaan internasional di manca negara diantaranya di Los Angeles Movie Award, London International Film Festival, dll. Hingga saat ini, film ini terus diputar di berbagai festival film internasional.

Nevada International Film Festival adalah sebuah film festival tradisional bergengsi yang menitikberatkan untuk mencari film-film bermutu dengan kriteria skenario yang rapi, orisinil, dengan penceritaan yang luwes dan mumpuni.

Penyelenggaraan film festival bergengsi ini adalah tahun ke-5 dan dibanjiri para filmmakers independen dan para profesional dari manca negara. Film Si Anak Kampoeng diangkat dari novel Si Anak Kampoeng karya Damien Dematra dengan mengambil latar belakang tahun 1930-an sampai 1950-an di sebuah kampung kecil Minang yang telah menjadi saksi bisu perjuangan Si Anak Kampoeng. 

"Film yang diproduseri oleh Damien Dematra dan Fajar Riza Ul Haq dari Maarif Institute ini diharapkan dapat melahirkan "Buya Buya kecil" baru, yang berani bermimpi dan berjuang keras untuk meraih mimpinya karena harapan selalu ada bagi mereka yang tekun," kata Damien Dematra. 

Lebih lanjut Damien berharap film ini dapat memberi inspirasi bagi anak-anak Indonesia agar menyadari pentingnya pluralitas, yang menghargai keragaman suku, agama, dan budaya. 

Penulis: Agung Budi Santoso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved