Film Para Pemburu Gajah Gunakan Boneka Gajah

Boneka ini dibuat sangat mirip dengan bentuk gajah yang asli.

Film Para Pemburu Gajah Gunakan Boneka Gajah
Hai-Online

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Film Para Pemburu Gajah mencoba mengangkat fenomena kepunahan gajah di Indonesia akibat perbuatan manusia. Namun dalam penggarapannya, tim produksi film mengaku menghindari tindakan-tindakan yang mengeksploitasi gajah.

Untuk beberapa adegan, sebagai pengganti gajah, sang sutradara, Hermawan Rianto, menggantinya dengan menggunakan boneka gajah. Boneka ini dibuat sangat mirip dengan bentuk gajah yang asli.

"Di beberapa adegan kita nggak pakai gajah. Kita pakai boneka yang mirip gajah karena kita nggak mau mengeksploitasi gajah. Kita berusaha menjaga dan tidak mengganggu ekosistemnya, apalagi untuk adegan yang berbahaya," terang Hermawan, dalam jumpa pers Para Pemburu Gajah, Kamis (6/6).

Ada dua boneka gajah yang disipakan tim untuk film produksi Falcon Pictures ini. Selain itu, saat syuting, tim menyiapkan dokter hewan dan menyesuaikan kondisi gajah.

"Ada dua boneka gajah. Kalau gajah yang kita pakai ini masih kecil dari Lampung umurnya 2 tahun. Nah, kita menyesuaikan kondisi dia, misalnya pawangnya bilang gajahnya kembung atau sakit, kita break dulu. Ada dua dokter hewan yang berjaga mengawal gajah. Kita juga siapkan selimut tebal kalau dia (gajah) ngasih sinyal tertentu kita semua siap," paparnya lagi.

Film Para Pemburu Gajah dibintangi oleh Valerie Teresa Thomas, Kesha Ratuliu, Endy Arfian, Aikhal Mukhlis, Gusti Laskar Ferdiansyah, Julian Kunto, Marsya Sitakara Adiyuta, Yama Carlos dan Shara Virrisya. Film yang mengambil lokasi syuting di tempat pemeliharaan gajah Way Kambas, Sumatera dan Jabodetabek ini diisi soundtracknya oleh Bondan Prakoso lewat lagu "Untuk Selamanya".

Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Hai-online.com
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved