Orang Brunei ‘Bajak’ Sineas Indonesia demi Film Yasmine

Siti mengaku sudah lama mengagumi Salman Aristo, lewat karyanya di Laskar Pelangi.

Orang Brunei ‘Bajak’ Sineas Indonesia demi Film Yasmine
IST
Cuplikan gambar film Laskar Pelangi yang diadopsi dari novel karya Andrea Hirata. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Tak seperti Indonesia, Brunei Darussalam baru akan menapaki kancah film internasional lewat film Yasmine. Dalam film perdana produksi negara terkaya nomer lima di dunia itu, produser sekaligus sutradara, Siti Kamaluddin turut menggaet penulis skenario handal asal Indonesia, Salman Aristo.

Siti mengaku sudah lama mengagumi Salman Aristo, lewat karyanya di Laskar Pelangi. Cewek keturunan Solo-Brunei ini bertekad jika suatu saat menggarap film pertama, ia ingin Salman Aristo-lah yang menulisnya.

"Aku sangat terinspirasi dengan cerita di film Laskar Pelangi sampai sekarang masih nangis kalau nonton itu. Nah, aku punya keinginan kalau buat film pertama aku pengennya yang nulis Salman Aristo," papar Siti, saat jumpa pers film Yasmine, di Kineforum, Jakarta, Kamis (5/6).

Akhirnya mimpi Siti terwujud, saat Salman mengiyakan tawarannya. Sangat mudah bagi, Salman untuk menerima kerjasama ini karena menurutnya Siti sudah memiliki konsep yang bagus tentang cerita yang akan diangkatnya.

"Yang membuat gue impress adalah dia datang dengan puisi dan udah ada proposal. Dia berhasil mengambil hati gue. Waktu itu gue juga ketemu Chan Man Ching (koreografer action), dia bilang yang paling penting cerita, action urusan nanti. Yaudah kita langsung mulai," terang Salman.

Selain Salman, film Yasmine juga turut menggandeng sineas Indonesia terbaik, seperti Cesa David (pemenang piala Citra untuk film Rumah di Seribu Ombak, Rectoverso) sebagai penyunting gambar, Khikmawan Santosa sebagai penata suara, dan Aghi Narottama sebagai penata musik. Serta lagu spoundtrack dipercayakan oleh Nidji.

Tags
Brunei
Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Hai-online.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help