Kisah Fedi Nuril Kawin Lari sampai Jadi Duda yang Rawat Anak Kanker

Berbeda pada beberapa film Fedi sebelumnya yang berperan sebagai suami poligami, kali ini dia harus berjuang mempertahankan cinta

Kisah Fedi Nuril Kawin Lari sampai Jadi Duda yang Rawat Anak Kanker
TRIBUNNEWS.COM/ACHMAD RAFIQ
Pemain, sutradara, dan produser film Ayah Menyayangi Tanpa Akhir saat Gala Premier film Terbarunya, di XXI Epiwalk, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2015). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Achmad Rafiq

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Aktor Fedi Nuril kembali membintangi film layar lebar terbarunya yang berjudul 'Ayah Menyayangi Tanpa Akhir'.

Berbeda pada beberapa film Fedi sebelumnya yang berperan sebagai suami poligami, kali ini dia harus berjuang mempertahankan cinta hingga merawat anaknya yang menderita sakit kanker otak.

"Saya seorang apoteker yang menikah muda dengan seorang gadis. Tapi mendapat pertentangan dari orang masing-masing sampai mereka memutuskan kawin lari," ucap Fedi, saat gala premier film terbarunya, di XXI Epiwalk, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2015) malam.

"Di saat istri saya yang bernama Keisha hamil, lalu ia meninggal tapi anaknya selamat. Dan ini perjuangan saya untuk membesarkan seorang anak sendirian, yang juga menderita kanker otak," sambungnya.

Menurutnya, mendapatkan peran sebagai single parents pada film tersebut, membuat dia merasa tertantang. Apalagi, image dia yang kerap bermain sebagai suami poligami berbeda pada film itu.

"Ini tontonan yang berbeda untuk penonton. Pada satu titik ini perlu dicoba, mungkin saya akan merasa susah kalau saya tidak menjalani. Tapi karena saya belum pernah mencoba dalam dikehidupan nyata, saya ngga tahu itu susah apa ngga," tuturnya.

Film arahan sutradara Hanny R. Saputra ini rencananya tayang 29 Oktober mendatang di seluruh bioskop Indonesia. Tidak hanya Fedi, pemeran seperti, Kelly Tandiono, Naufal, Niken Anjani, Ade Firman, dan sejumlah pemain lainnya ikut terlibat pada film produksi MD Picture tersebut.

Penulis: Achmad Rafiq
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help