Iwan Fals Kisahkan Susahnya Bikin Aransemen Lagu Jadul

Iwan Fals (54) bersyukur bisa mengikuti perkembangan musik di Indonesia yang sangat cepat dan dibantu dengan perkembangan teknologi yang semakin maju

Iwan Fals Kisahkan Susahnya Bikin Aransemen Lagu Jadul
Tribunnews.com/Achmad Rafiq
Musisi senior, Iwan Fals ketika ditemui usai menghadiri puncak acara peluncuran Yonder Music , di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (23/5/2016). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Iwan Fals (54) bersyukur bisa mengikuti perkembangan musik di Indonesia yang sangat cepat dan dibantu dengan perkembangan teknologi yang semakin maju.

Bang Iwan --panggilan Iwan Fals-- menjelaskan, perbedaan proses pembuatan aransemen dan menciptakan lagu musisi jaman dulu dan saat ini sangat berbeda sekali.

"Kalau jaman dulu mau buat aransemen lagu mesti ke satu tempat. Kalau jaman sekarang kan yah semua data bisa disimpan di dalam laptop. Saya pun mengikuti perkembangan itu," kata bang Iwan kepada wartawan.

Hal itu bang Iwan utarakan saat ditemui di Hotel Mulia Senayan, Jakarta Pusat, Senin (23/5/2016), ketika menghadiri acara peluncuran aplikasi musik Yonder Music.

Oleh karenanya, musisi legendaris Indonesia ini menganggap saat ini musisi sangat dimudahkan teknologi saat membuat sebuah karya.

Maka dari itu, pelantun Sepeda Kumbang dan Bento ini berharap, musisi era sekarang tidak terlalu dimanjakan oleh perkembangan teknologi untuk membuat sebuah karya.

"Malah karena banyaknya jenis sound saat ini karena perkembangan teknologi, semakin sulit untuk musisi membuat sebuah karya dengan kualitas sound yang sangat bagus," ucapnya.

Musisi yang selalu mengkritik pemerintahan Indonesia ini berpesan, jangan menganggap sulit untuk berkarya dengan kemajuan teknologi.

"Industri musik bukan untuk menyulitkan kita, tapi malah kita manfaatkan saat ini. Saya percaya akal budi kita membuat kita ketemu saat ini," kata penyanyi yang memiliki nama lengkap Virgiawan Listanto. (Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo)

Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved