Obsesi Marcella Zalianty, Dongeng Indonesia Bisa Jadi Film Animasi yang Mendunia

Sebagai ibu dua orang anak, Marcella Zalianty sadar betul betapa pentingnya minat anak-anak terhadap membaca.

Obsesi Marcella Zalianty, Dongeng Indonesia Bisa Jadi Film Animasi yang Mendunia
Tribunnews/JEPRIMA
Penyanyi Marcella Zalianty saat menghadiri acara peluncuran mini album Erros Djarot yang berjudul Nabiku Cintaku di Birdcage, Panglima Polim, Jakarta Selatan, Jumat (24/6/2016). Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebagai ibu dua orang anak, Marcella Zalianty sadar betul betapa pentingnya minat anak-anak terhadap membaca.

Salah satu cara untuk memancing kecintaan mereka akan membaca dimulai dari dirinya yang sering mendongengkan berbagai cerita kepada anaknya sebelum tidur.

“Aku terbiasa mendekatkan diri anak-anak aku dengan buku sejak dini. Tapi, aku tidak ingin memaksa atau kita (sebagai orang tua) suruh. Mereka juga punya titik jenuh atau bosen pada satu satu saat. Aku ingin membaca itu menjadi hobi bagi mereka. Jadi, aku selalu usahakan sebelum tidur mengajak mereka untuk membaca cerita. Ceritanya apa, saya tidak akan memilihkan. Biar mereka pilih dari pilihan bacaan yang ada,” ungkap ibu Kana Mahatma Soeprapto dan Aryton Magali Sastra Soeprapto itu.

Cara lain untuk membuat minat membaca mereka tinggi juga dari kebiasaan-kebiasaan lain yang ia terapkan pada anak-anaknya.

“Biasanya pulang sekolah, aku tanya pada mereka. ‘Hari ini pinjem buku apa di perpustakaan?’ Ayo, mari kita baca. Dan, anak-anak akan senang sekali. Aku temani mereka membaca dan itu waktu berkualitas bersama mereka,” tambah istri pembalap Ananda Mikola itu.

Sebagai pekerja film, Marcella juga memiliki harapan jika dongeng atau cerita rakyat dari Indonesia bisa diangkat menjadi film animasi dan dikenal mendunia.

Ia merasa dongeng atau cerita rakyat negeri sendiri ini tidak kalah serunya dengan dongeng luar negeri.

“Film adalah salah satu cara efektif untuk menyampaikan atau memperkenalkan dongeng-dongeng dan kebudayaan Indonesia kepada masyarakatnya dan juga dunia. Sayang sekali jika potensi yang Indonesia punya tidak diangkat. Saya percaya itu akan menarik. Apalagi, jika bentuknya dalam animasi karena anak-anak sekarang ini sangat menikmati film animasi. Nah, kita belum punya film animasi yang mengangkat tokoh karakter dan cerita dari Indonesia yang bisa juga diterima oleh dunia internasional. Bisa jadi idolanya anak-anak.” tambahnya.

Syanne/Tabloidnova.com

Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Tabloidnova.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help