Home »

Seleb

»

Gosipi

Arzetti Bilbina Pilih Sekolahkan Anak di Pesantren karena Cinta

Tak seperti kebanyakan selebritis, model Arzetti Bilbina memilih untuk menyekolahkan anaknya di pondok pesantren.

Arzetti Bilbina Pilih Sekolahkan Anak di Pesantren karena Cinta
TRIBUNNEWS.COM/JEPRIMA
Artis sekaligus anggota DPR dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Arzetti Bilbina saat menggelar konferensi pers mengenai isu penggerebekan dan persilingkuhannya dengan Dandim Sidoarjo di Pulau Dua, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2015). Arzeti membantah isu perselingkuhannya dengan Dandim Sidoarjo, karna pertemuannya dengan perwira TNI tersebut untuk membicarakan program kerja di daerah pemilihannya bahkan dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh suaminya Aditya Setiawan alias Didit. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Regina Kunthi Rosary

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tak seperti kebanyakan selebritis, model yang kini menjabat sebagai anggota DPR Arzetti Bilbina memilih untuk menyekolahkan anaknya di pondok pesantren.

"Aku masukkan anak ke pondok (pesantren). Sekarang, dia SMP. Memang, buat aku, anak itu harus di sekolah Islam," tutur Arzetti ketika ditemui pada Jakarta Fashion Week (JFW) 2017 hari keempat, Selasa (25/10/2016), di Senayan City, Jakarta.

Diujarkan Arzetti Bilbina, sikapnya itu bukanlah terkait proteksi terhadap sang anak, melainkan agar buah hatinya itu semakin mencintai agama dan Tuhannya.

"Bicara proteksi, sih, nggak. Biar dia tau bahwa semua ini adalah jalannya Allah. Jika dia cinta dengan agamanya, dia akan semakin takut dengan Allah," ucapnya.

Meski melakukannya atas rasa cinta yang begitu dalam, Arzetti Bilbina mengaku sesungguhnya juga sedih tatkala sang anak harus tinggal di pondok pesantren.

Namun, semua itu seakan terbayar ketika Arzetti Bilbina membayangkan sang anak, dengan baju koko, keluar dari masjid setiap usai salat.

Alhasil, Arzetti Bilbina mengaku amat bersyukur lantaran masih memiliki kesadaran untuk menyekolahkan anaknya di pondok pesantren.

"Justru aku cinta sama dia, makanya aku masukkan ke pondok (pesantren). Emang aku nggak nangis, ngelihat anakku mandi jam tiga pagi? Tapi setelah itu dia salat subuh di masjid dan salat lima waktu dengan baju kokonya tak pernah lepas setiap saat, masya Allah," tuturnya.

"Ya, aku masih bersyukur sama Allah karena aku masih dikasih ilmu dari Allah bahwa ternyata harus masuk ke sekolah Islam, bukan sekolah internasional," lanjut Arzetti Bilbina.

Penulis: Regina Kunthi Rosary
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help