Jatuh dan Terinjak Kuda, Andy Lau Minta Agar Tak Dibesuk Kerabat

Mr Lau menderita patah tulang panggul, tenton dan otot. Dia membutuhkan sekitar enam sampai delapan minggu di rumah sakit

Jatuh dan Terinjak Kuda, Andy Lau Minta Agar Tak Dibesuk Kerabat
Universal Pictures/Kompas.com
Aktor Andy Lau dalam film The Great Wall. 

TRIBUNNEWS.COM - Aktor senior asal Hongkong, Andy Lau (55), meminta kerabat atau sahabatnya tak menjenguknya di rumah sakit untuk sementara.

Diketahui, Lau terjatuh dari kuda saat menjalani shooting sebuah iklan di Thailand, Selasa (17/1/2017) lalu.

Hal itu disampaikan oleh penyanyi Alan Tam yang sempat menengok Lau di Hong Kong Sanatorium & Hospital, Minggu (22/1/2017).

"Ia mengatakan kepadaku agar memberi tahu teman-teman dan kerabat tak menjenguknya di rumah sakit," kata Tam, Selasa (24/1/2017).

"Biar dia (Lau) beristirahat, karena berbicara, tertawa, dan bereaksi akan menimbulkan rasa sakit," tambahnya.

Tam juga mengaku memaksa masuk ke ruang perawatan Lau karena mereka harus membahas sebuah lagu yang mereka rekam bersama.

Ia bermaksud tinggal lebih lama dan bercanda dengan rekannya itu. Namun karena Lau sangat kesakitan, maka Tam cepat-cepat pergi.

Dokter menganjurkan Andy Lau beristirahat selama kurang lebih 11 bulan usai insiden kecelakaan.

Perusahaan sang aktor, Topman Global mengungkapkan kondisi terakhir pemain film Infernal Affairs itu.

"Mr Lau menderita patah tulang panggul, tenton dan otot. Dia membutuhkan sekitar enam sampai delapan minggu di rumah sakit dan enam sampai sembilan bulan masa rehabilitasi dan penyembuhan," demikian pernyataan Topman Global, Senin (23/1/2017) kemarin.

Sebelum kecelakaan, Lau berencana merayakan akhir tahun nanti lewat 20 konser di Coliseum Hong Kong.

Walaupun begitu, pihak Topan mengatakan bahwa belum ada perintah pembatalan konser dari Lau.

Lau disebutkan tak ingin mengecewakan penggemarnya dan berharap bisa kembali beraktivitas lagu saat malam tahun baru 2017.

Andi Muttya Keteng Pangerang/Kompas.com

Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help