Advertorial

Mars Met Venus: Film Tentang Pandangan Cewe dan Cowo dalam Percintaan

Inilah film yang mungkin dikatakan berbeda bila dibandingkan dengan film-film Indonesia lainnya.

Mars Met Venus: Film Tentang Pandangan Cewe dan Cowo dalam Percintaan
Tribunnews/JEPRIMA
Artis peran Ge Pamungkas bersama Pamela Bowie saat ditemui pada acara promo film terbarunya yang berjudul film Mars Met Venuz di Gedung Tribunnews, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (16/6/2017). Film Mars Met Venus yang dibintangi keduanya, bercerita tentang upaya Kelvin (Ge Pamungkas) berusaha mengerti sang kekasih Mila (Pamela Bowie) yang ternyata tak mudah. Mereka harus melewati berbagai kesalahpahaman, terutama dalam cara berpikir berbeda sebagai wanita dan pria. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM – Inilah film yang mungkin dikatakan berbeda bila dibandingkan dengan film-film Indonesia lainnya.

Itu karena film Mars Met Venus terdiri dari dua part yang berbeda dan sudut pandang berbeda pula.

Bercerita tentang hubungan percintaan Kelvin (Ge Pamungkas), seorang calon arsitek yang berencana menikahi pacarnya, Mila (Pamela Bowie) adik kelasnya waktu SMA.

Pada film part cewe diperlihatkan hubungan mereka layaknya pasangan lain yang dimulai dari cinta monyet, pedekate, jadian hingga ke jenjang yang lebih serius yaitu pernikahan.

Dalam rangka melamar Mila, Kelvin punya ide cemerlang untuk merekam perjalanan cinta mereka dengan membuat vlog dibantu Lukman (27th).

Ternyata pembuatan vlog membuka hal-hal yang selama ini tidak diperhatikan Kelvin dan Mila.

Mulai dari banyak salah paham, dan sudut pandang yang bertentangan. Ada banyak sekali perbedaan baik dari segi fisik, sikap, dan perilaku tapi dibalik perbedaan tersebut justru mereka saling membutuhkan.

Porsi Cewe memang selalu mendominasi untuk sebuah hubungan, dua sahabat Mila yang selalu ada Icha (Ria Ricis) dan Malia (Rani Ramadhany) yang selalu support dan memberikan nasihat untuk hubungan Mila dan Kelvin.

Sedangkan pada part Cowo merupakan sisi laki-laki film Mars Met Venus, yang merupakan lanjutan dan jawaban dari banyaknya pertanyaan yang ada di part Cewe.

“Mars Met Venus” (Part Cowo), menceritakan tentang Kelvin (Ge Pamungkas) dan sahabatnya Reza, Bobby, Martin dan Steve (Cameo Project) yang selalu support terhadap curhatan Kelvin tentang hubungannya dengan Mila.

Hubungan percintaan yang tidak melulu merah jambu dan pada prosesnya selalu diwarnai oleh pertengkaran yang lucu.

Pada part ini keduanya kemudian sadar bahwa pertengkaran yang terjadi akibat rasa takut kehilangan, takut menyakiti, bahkan takut mengatakan yang sebenarnya karena terlalu menyayangi satu sama lain.

Proses Dibalik Layar

Artis peran Ge Pamungkas bersama Pamela Bowie saat ditemui pada acara promo film terbarunya yang berjudul film Mars Met Venuz di Gedung Tribunnews, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (16/6/2017). Film Mars Met Venus yang dibintangi keduanya, bercerita tentang upaya Kelvin (Ge Pamungkas) berusaha mengerti sang kekasih Mila (Pamela Bowie) yang ternyata tak mudah. Mereka harus melewati berbagai kesalahpahaman, terutama dalam cara berpikir berbeda sebagai wanita dan pria.  Tribunnews/Jeprima
Artis peran Ge Pamungkas bersama Pamela Bowie saat ditemui pada acara promo film terbarunya yang berjudul film Mars Met Venuz di Gedung Tribunnews, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (16/6/2017). Film Mars Met Venus yang dibintangi keduanya, bercerita tentang upaya Kelvin (Ge Pamungkas) berusaha mengerti sang kekasih Mila (Pamela Bowie) yang ternyata tak mudah. Mereka harus melewati berbagai kesalahpahaman, terutama dalam cara berpikir berbeda sebagai wanita dan pria. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)

Di balik proses syuting, Ge dan Pamela ternyata justru lebih sering berdebat soal banyak hal.

"Dan susahnya adalah reading script kayak cuma 20 persen terus 80 persen debat," kata Ge Pamungkas saat berkunjung ke redaksi Tribunnews, Jumat (16/6/2017).

Menanggapi ucapan Ge, Pamela dengan antusias membela diri. Bahwa perdebatan mereka lantaran sikap Ge yang cuek dan jorok.

"Jadi memang debat beneran. Antara aku sama Ge. Kita gak cuma akting tapi suka berantem. Ge suka iseng dan jorok di lokasi, jadi yah sering becanda," katanya.

Dua film tersebut yakni Mars Met Venus (Part Cewe) yang tayang 20 Juli 2017, Mars Met Venus (Part Cowo) tayang dua minggu setelahnya yakni 3 Agustus 2017.

"Ini satu film, dan plotnya saling berhubungan. Makanya harus nonton biar tahu masing-masing perspektif cowok dan cewek ," kata Pamela.

Film yang dihadirkan MNC Pictures, disutradarai Hadrah Daeng Ratu dan ditulis oleh Nataya Bagya ini mengajarkan bahwa sampai kapanpun lelaki adalah lelaki dan perempuan pada dasarnya berbeda namun saling membutuhkan.

Editor: Advertorial
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help