Home »

Seleb

»

Musik

Sensasi Andien Rekaman Album Saat Hamil Besar, Nafasnya Terengah-engah Tapi Hasilnya Lebih Bagus

Penyanyi Andien Aisyah memiliki pengalaman yang berbeda saat menggarap album terbarunya.

Sensasi Andien Rekaman Album Saat Hamil Besar, Nafasnya Terengah-engah Tapi Hasilnya Lebih Bagus
Tribunnews.com/Nurul Hanna
Andien Aisyah ditemui usai acara jumpa pers Soundrenaline 2017 di kawasan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (11/7/2017). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Nurul Hanna

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Penyanyi Andien Aisyah memiliki pengalaman yang berbeda saat menggarap album terbarunya.

Sebab pada saat rekaman, Andien sedang hamil besar.

"Makanya single yang pertama judulnya 'Belahan Jantungku' itu keluar pada saat aku hamil 9 bulan. Itu rekamannya pas 8 bulan, rekamannya Desember (2016)," kata Andien ditemui di kawasan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (11/7/2017).

Dalam single kedua yang berjudul 'Indahnya Dunia' pun, Andien melakukan proses rekaman tiga hari jelang melahirkan.

Tak ayal, rekaman sembari mengandung sang jabang bayi memberikan sensasi yang berbeda bagi Andien.

"Sensasinya berbeda dengan album-album sebelumnya. Yang jelas lebih soulful walaupun di lagu tertentu nafasnya sangat terengah-engah, tapi itu yang membuat lagunya menjadi lebih soulful. Ada roh karena aku nyanyinya nggak sendirian. Nyanyinya berdua. Rasanya seperti berdua," katanya.

Mengatur nafas, menjadi tantangan tersendiri bagi pemilik nama lahir Andini Aisyah Hariadi. Terlebih, saat hamil dirinya merasa lebih cepat letih.

"Oh iya dong. Kalau perutnya gede nafasnya pasti menjadi lebih pendek," imbuhnya.

Album teranyar ini, disebut Andien merupakan representasi dari kebebasan berekspresi dan bermusik. Album ini juga sekaligus pertanda dirinya memilih berkarir lewat label indiependent.

Andien tak lagi terikat dengan label musik mayor yang menaungi karyanya.

"Albumku yang pertama indie tahun 2000. Aku masuk (label) mayor, dan kemudian sekarang baru indie lagi. Dan kita ada di satu titik dimana akhirnya memprioritaskan kesenangan dan passion untuk bermusik di atas segala-galanya," kata dia.

Penulis: Nurul Hanna
Editor: Anita K Wardhani
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help