Film Dilan 1990 Diapresiasi Oleh Moeldoko: Film Ini Luar Biasa Katanya

Kesuksesan film Dilan 1990 yang telah mencapai 5,1 juta penonton menjadi gambaran geliat film Indonesia yang merajai bioskop tanah air.

Film Dilan 1990 Diapresiasi Oleh Moeldoko: Film Ini Luar Biasa Katanya
ist
Moeldoko dan pendukung Film Dilan 1990 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kesuksesan film Dilan 1990 yang telah mencapai 5,1 juta penonton menjadi gambaran geliat film Indonesia yang merajai bioskop tanah air.

Hal ini mendapat apresiasi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang ikut dalam nonton bareng di Studi XXI Taman Ismail Marzuki, Selasa, 13 Februari 2018.

“Film ini luar biasa, punya penggemar yang sangat masif, sudah 5 juta lebih. Patut diapresiasi film Indonesia seperti ini,” ungkap Moeldoko usai menonton Film Dilan 1990 bersama sutradara Fajar Bustomi dan para pendukung film tersebut.

Turut hadir juga Deputi I Kepala Staf Kepresidenan Darmawan Prasodjo dan Deputi V Kepala Staf Kepresidenan Jaleswari Pramodhawardani.

Dengan latar belakang tahun 1990, Moeldoko merasa terhibur menyaksikan film yang diangkat dari novel karya Pidi baiq ini.

Menurutnya gaya hidup remaja akan berbeda sesuai zamannya. Kehebatan Vanesha Prescilla (Milea) dan Iqbaal Ramadhan (Dilan) sebagai pemain utama, bisa memerankan dengan baik cerita dari masa lalu.

“Ada pesan moral yang kita dapat. Pertama, keberanian. Keberanian itu perlu dibangun dimulai dari hal kecil sampai besar,” ujarnya.

Pesan moral kedua, lanjutnya, seseorang yang telah diberikan kekuasaan jangan menggunakan kekuasaan sewenang-wenang.

“Mungkin contoh, guru dalam film ini bagaimana, tidak boleh dia menggunakan kekuasaan di luar kewenangan dan pesan terakhir soal kesetiaan,” katanya.

Moeldoko mengutip kata-kata yang populer dari film ini. “Jangan rindu. Rindu itu berat, kamu gak akan kuat.”

“Saya ganti; jangan ribut, karena ribut itu berat, gak ada yang kuat,” kata mantan Panglima TNI ini yang disambut gelak tawa para pemain film.

Vanesha Prescilla mewakili tim dan seluruh kru film merasa senang film Dilan 1990 mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat.

“Ini sebuah penghargaan, bisa diapresiasi dan ditonton langsung sama Pak Moeldoko,” katanya.

Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help