Gatot Brajamusti: Saya Ngeri Sama Pengadilan Sekarang, Tuntutannya Nggak Tanggung-tanggung

Gatot disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera, Jakarta Selatan, dengan agenda tuntutan dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Gatot Brajamusti: Saya Ngeri Sama Pengadilan Sekarang, Tuntutannya Nggak Tanggung-tanggung
WARTA KOTA/ARIE PUJI WALUYO
Gatot Brajamusti saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera, Jakarta Selatan, Rabu (14/3/2018). 

Laporan Wartawan Warta Kota, Arie Puji Waluyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Artis peran dan guru spiritual Gatot Brajamusti kembali menjalani persidangan dalam kasus dugaan tindak pidana asusila, terhadap korbannya berinisial CT.

Gatot disidangkan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Ampera, Jakarta Selatan, Rabu (14/3/2018) dengan agenda tuntutan dari pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Gatot dijerat dengan pasal UU Perlindingan Anak, dikarenakan ketika kejadian dugaan tindak pidana asusila tejadi, CT masih berusia dibawah umur yang kejadiannya medio 2007 sampai 2011.

Gatot dituntut JPU dengan hukuman 15 tahun penjara dan denda Rp. 200 Juta subsider 1 tahun penjara, karena dikenakan pasal 81 Ayat 2 UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 64 ayat 1 KUHP.

Pantauan Warta Kota didalam persidangan, Gatot terlihat tidak terima dengan tuntutan JPU, yang menurutnya sangatlah memberatkannya. Terlebih ia merasa tidak bersalah dalam kasus dugaan asusila tersebut.

Baca: Ada yang Tahu Berapa Usia Sebenarnya Artis Roro Fitria? Ini Jawabannya Berdasar Dokumen Akte Lahir

Baca: Bulan Depan Sopir Taksi Online yang Langgar Aturan Akan Ditilang

Terlihat Gatot mengepalkan tangannya usai JPU membacakan tuntutannya didepan majelis hakim persidangan.

Usai persidangan, Gatot mengungkapkan kekecewaannya itu. Ia merasa takut dengan pengadilan zaman sekarang karena memilah-milah kasus para terdakwa.

Halaman
12
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help