Cetak Sejarah Konser Orkestra, Band Metal Burgerkill Harus Hadapi Sidang dan Dicecar Jaksa

Band metal Burgerkill sukses mencatat sejarah dengan konser mereka yang mengolaborasikan musik metal dengan orkestra.

Cetak Sejarah Konser Orkestra, Band Metal Burgerkill Harus Hadapi Sidang dan Dicecar Jaksa
Tribun Jabar/Kemal Setia Permana
Band metal asal Bandung, Burgerkill disidang di Pengadilan Musik yang digelar di Kantinnasion Rumah The Panas Dalam, Jumat (4/5/2018) malam. 

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Burgerkill, salah satu band metal paling 'berbahaya' di Indonesia, berhasil membuat sejarah dalam kancah musik cadas Tanah Air.

Band asal Ujungberung yang dibentuk pada1995, sukses mencatat sejarah dengan konser mereka yang mengolaborasikan musik metal dengan orkestra.

Namun, keberhasilan mereka ini, nampaknya tak selalu berjalan mulus.

Pasalnya proses kolaborasi dengan orkestra asal Praha yang diwujudkan dalam enam lagu mereka, ditambah konser mereka di Bandung dengan tim orkestra Bandung, disoroti jaksa yang menganggap proses itu sulit diwujudkan.

Baca: Mengejutkan! Ini Pengakuan Opick Tentang Poligami

Tim Jaksa Penuntut Umum yang terdiri dari Budi Dalton dan Pidi Baiq, menyeret band beranggotakan Vicky, Ebenz, Agung, Ramdan dan Putra ke meja hijau dalam Pengadilan Musik yang digelar di Kantinnasion Rumah The Panas Dalam, Jumat (4/5/2018) malam.

Sidang dipimpin oleh Hakim Ketua Man Jasad dengan Panitera Wanda Urban.

Spesial di episode kali ini, Burgerkill dibela oleh tiga Pembela sekaligus, yaitu Yoga (PHB), Andre (Jeruji), dan Gebeg (Taring).

Jaksa penuntut, Budi Dalton, mempertanyakan konsep kolaborasi musik orkestra yang diusung Burgerkill dalam tur mereka ke Eropa, khususnya ke Praha beberapa tahun lalu, yang kemudian dituangkan dalam album dan konser mereka di Bandung belum lama ini.

"Mengapa harus dengan orkestra?" tanya Budi Dalton.

Halaman
123
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved