Rambut Rontok Berlebihan Bisa Jadi Indikasi Masalah Kesehatan

Rambut merupakan hal lumrah dan sesuatu yang tidak bisa dihindarkan. Tapi, bagaimana kalau kerontokan terjadi secara berlebihan?

Rambut Rontok Berlebihan Bisa Jadi Indikasi Masalah Kesehatan
BEAUTY TIPS LIFE
Rambut rontok 

TRIBUNNEWS.COM - Rambut rontok merupakan hal lumrah dan sesuatu yang tidak bisa dihindarkan. Namun, jika Anda mengalami kerontokan rambut berlebihan, bisa jadi itu indikasi masalah kesehatan.

Mendengar hal itu mungkin Anda khawatir jika mengalami rambut rontok, oleh karena itu sebaiknya Anda perhatikan beberapa hal berikut.

Mengutip dari American Academy of Dermatology secara normal rambutakan rontok sekitar 50 hingga 100 rambut setiap harinya.

Namun, jika lebih dari itu maka ada kemungkinan masalah kesehatan yang dialami oleh tubuh Anda.

Menurut istilah medis kondisi seperti ini disebut dengan telogen effluvium.

Baca: Manfaat Bawang Putih untuk Perawatan Kecantikan Kulit

Selain itu, kerontokan rambut juga biasanya terjadi pada orang-orang yang mengalami penekanan seperti berikut.

Kehilangan berat hingga 9 kilogram, orang melahirkan, mengalami stres, sedang demam tinggi, mengalami operasi, sembuh dari operasi, sembuh dari demam tinggi dan berhenti minum pil KB.

Sebagian besar memperhatikan bahwa rambut rontok paling sering dialami oleh orang yang sedang stres, atau ibu setelah melahirkan. Namun itu bersifat sementara.

Saat tubuh Anda menyesuaikan, kondisi ini akan berhenti hingga 6-9 bulan. Kemudian rambut akan kembali normal.

Selain itu, rambut bisa menjadi tipis seiring berjalannya waktu karena terjadinya ketidakseimbangan hormon atau kekurangan nutrisi.

Serta beberapa faktor seperti, sistem kekebalan tubuh beraksi berlebihan, beberapa obat perawatan, gaya rambut yang menarik rambut, produk perawatan rambut tidak cocok, paksaan untuk mencabut rambut.

Terakhir adalah kerontokan rambut yang membuatnya tidak akan tumbuh lagi juga bisa terjadi, misalnya pada orang yang menjalani kemoterapi atau perawatan radiasi.

Namun, ketika perawatan berhenti, rambut mereka akan tumbuh kembali.

Meski demikian, Anda perlu berkonsultasi pada dokter jika memiliki masalah terkait dengan kerontokan rambut.

Karena dokter kulit tentu akan bisa membedakan, mana kerontokan rambut normal dan kerontokan rambut akibat masalah kesehatan.(*)

Editor: Willem Jonata
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved