Penembakan di Selandia Baru

Chacha Frederica Berurai Air Mata Dengar Teror di Selandia Baru

Chacha Frederica ikut merasakan kesedihan dengan terjadinya teror penembakan yang terjadi di Selandia Baru.

Chacha Frederica Berurai Air Mata Dengar Teror di Selandia Baru
Tribunnews.com/Wahyu Firmansyah
Chacha Frederica saat ditemui di kawasan Jalan Kapten P Tendean, Jakarta Selatan, (4/10/2018). 

TRIBUNNEWS.COM - Baru-baru ini publik dibuat heboh dengan video detik-detik penembakan yang terjadi di masjid Al Noor, Selandia Baru.

Layaknya tengah bermain video game, penembak tersebut merekam aksinya dengan membabi buta menembak orang-orang jamaah solat Jumat yang tengah beraktivitas di masjid.

Salah satu penembakan tersebut terjadi di Kota Christchurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019), pukul 01.40 siang waktu setempat.

Atas peristiwa tersebut 40 orang kehilangan nyawa dan 20 orang lainnya mengalami luka-luka.

Mendengar kejadian ini, Chacha Frederica mengaku turut merasakan duka.

Terlebih dengan cerita detik-detik seorang lelaki tua yang menjadi korban penembakan saat itu

"Kedua aku sedih banget liat postingannya sahabat aku dan Diera Bachir juga yang tentang kakek-kakek tua umur 71 tahun dia kaya 'hello brother,' terus langsung ditembak."

"Terus dia meninggal itu bener-bener tadi aku bacanya baru banget tadi di instagram," ungkap Chacha Frederica saat ditemui Grid.ID di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Minggu (17/3/2019).

Halaman selanjutnya >

Penulis: Grid Network
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved