• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 28 Agustus 2014
Tribunnews.com

Valentino Rossi: Alasan Stoner Mengada-ada

Jumat, 18 Mei 2012 20:53 WIB
Valentino Rossi: Alasan Stoner Mengada-ada
net
Valentino Rossi

TRIBUNNEWS.COM, LE MANS - Pebalap Ducati, Valentino Rossi, menanggapi kritikan Casey Stoner bahwa MotoGP seharusnya hanya fokus pada balapan untuk motor prototype. Menurut "The Doctor", apa yang disampaikan Stoner itu tidak realistis karena situasi perekonomian dunia sedang goncang.

Setelah membuat pengumuman bahwa dirinya akan pensiun pada akhir musim 2012 ini, Stoner menjelaskan alasan utama keputusannya tersebut. Di hadapan media saat jumpa pers pra-event GP Perancis, Kamis (17/5/2012) malam, pebalap Australia tersebut mengatakan bahwa regulasi MotoGP membuat gairahnya berkompetisi di ajang ini nyaris hilang.

Pasalnya, kehadiran kategori CRT (Claim Rule Team) yang merupakan solusi penghematan biaya, dinilai tidak memberikan nilai lebih untuk MotoGP. Tim-tim murah itu sangat tidak kompetitif untuk bersaing dengan tim pabrik.

Rossi sepakat dengan apa yang dilontarkan Stoner, bahwa tim tersebut sulit bersaing di barisan depan. Akan tetapi, kondisi saat ini mengharuskan adanya tim tersebut.

"Saya setuju dengan opininya, tetapi tentu saja anda harus bertahan dengan kondisi sekarang. Akan lebih menyenangkan bagi siapa saja untuk membalap dengan 25 motor prototype di lintasan, tetapi tak ada lagi orang yang memiliki uang," ujar juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut.

"Bagiku, mengendarai motor masih sangat menyenangkan, seperti datang ke sini dan bekerja dengan timku agar berbuat sebaik mungkin. Akhir-akhir ini balapan kurang bisa dinikmati dibandingkan beberapa tahun lalu, tetapi saya tidak berpikir hal tersebut menenggelamkan para pebalap: saya pikir ini lebih kepada masalah teknis."

Berita Terkait: MotoGP


Editor: Toni Bramantoro
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
542442 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas