• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 20 September 2014
Tribunnews.com

Jatim Serius Garap Petenis Junior

Senin, 18 Februari 2013 16:25 WIB
Jatim Serius Garap Petenis Junior
KOMPAS/YUNIADHI AGUNG
Petenis Wisnu Adi Nugroho mengikuti seleksi tim Davis di Lapangan Tenis Bulungan, Jakarta, Selasa (8/1/2013). Delapan petenis, yaitu Christopher Rungkat, Elbert Sie, Wisnu Adi Nugroho, David Agung Susanto, Ekky Hamzah, Ketut Nesa Artha, Hendri Susilo, dan Indra Gunawan dipanggil seleksi untuk memperkuat tim Piala Davis yang akan berlaga di Jepang, Februari mendatang. (Kompas/Yuniadhi Agung)

Laporan dari Fatkhul alami wartawan surya

TRIBUNNEWS.COM,SURABAYA - Pengprov Persatuan Tenis Lapangan Seluruh Indonesia (Pelti) Jatim tidak ingin menuai kegaggalan saat di event nasional maupun PON 2016 di Jawa Barat. Kini Jatim serius menggarap petenis-petenis junior yang diharapkan bisa mencatat prestasi bagus.

Atlet junior digemleng pada event-event lokal. Salah satunya kejuaraan tenis pertandingan Sabtu-Minggu (Persami) Junior Pengprov Pelti Jatim-UFO yang digelar sebanyak delapan seri selama 2013.

Pada Persami seri pertama di lapangan tenis Kodam V Brawijaya, Minggu (17/2) lalu, banyak bermunculan petenis usia muda. Untuk Kelompok Usia (KU) 10 tahun, 48 peserta merupakan pendatang baru di tenis Jatim.
Kemudian di KU 12 tahun dan KU 14 tahun, juga didominasi atlet-atlet muda berkualitas.

Irmantara Subagyo sebagai panitia pelaksana tenis Persami Jatim menjelaskan, Jatim terus berusaha menggarap atlet-atlet usia dini dan junior. Diharapkan, kedepan Jatim memiliki petenis muda perkualitas.

"Kami banyak memiliki atlet muda berbakat. Atlet butuh banyak kompetisi, salah satunya melalui pertandingan Persami," sebut Irmantara, kemarin.

Kabid Pembinaan dan Prestasi KONI Jatim ini yakin, jika atlet junior terus digembleng dan banyak ikut di berbagai kejuaraan, maka kemampuannya semakin terasah. Atlet membutuhkan banyak pertandingan supaya kualitas permainannya semakin baik.

"Mudah-mudahan Persami ini bisa melahirkan petenis bagus. Ajang ini merupakan pendidikan bagi atlet-atlet muda," jelas Irmantara.

Ibag -panggilan Irmantara Subagyo- menambahkan, petenis yang menempati peringkat enam besar di masing-masing KU, nantinya berhak tampil di pertandingan antarmaster untuk menentukan juara.

Persami 2013 ini menandingkan empat Kelompok Usia (KU). Selain KU 10 tahun, event ini juga menandingkan KU 12 tahun, KU 14 tahun dan KU 16 tahun.

Daim Yanto selaku pelaksana teknis pertandingan menambahkan, pada Persami kali ini banyak bermunculan petenis-petenis baru, khususnya di KU-10 tahun.

"Ini membuktikan Jawa Timur tidak pernah kehabisan bibit-bibit muda. Ini merupakan perkembangan yang bagus," kata Daim.

Daim menuturkan, Persami seri pertama diikuti sebanyak 109 peserta. Petenis sebanyak itu berasal dari 21 Pengcab Pelti Jatim.

"Kejuaraan ini untuk memberikan tempat dan ajang bagi petenis usia muda menuji kemampuannya. Atlet harus dididik merasakan atmosfer pertandingan sejak usia dini," terang Daim.

Melalui pertandingan Persami, Daim berharap para petenis junior Jatim mampu menunjukan prestasi pada event lainnya.

Baik di tingkat nasional atau internasional.  Persami ini sudah menjadi agenda rutin Pelti Jatim.

Menurut Daim, kekuatan para petenis semakin merata. Sentral petenis berkualitdak hanya di Surabaya saja.

"Surabaya tidak lagi menjadi kekuatan sentral tenis usia muda dini. Pada KU 12 dan 14 tahun, petenis Sampang banyak yang memiliki permainan bagus," sambung Daim.

Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1455271 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas