Senin, 27 April 2015
Tribunnews.com

Menang Tapi Tangan Patah, Sergio Martinez Terancam Tak Bisa Bertinju Lagi

Senin, 29 April 2013 08:18 WIB

Menang Tapi Tangan Patah, Sergio Martinez Terancam Tak Bisa Bertinju Lagi
AFP
Petinju Argetina, Sergio Martinez jatuh saat berhadapan dengan petinju Inggris, Martin Murray pada laga yang digelar di Buenos Aires, Argetina, Minggu (28/4/2013). 

TRIBUNNEWS.COM – Petinju Argentina, Sergio Gabriel Martinez memperlihatkan semangat juang yang pantang menyerah saat mempertahankan sabuk juara dunia kelas menengah WBC.

Meski sempat dipukul KO dan tangannya patah, dia bisa bangkit dan berbalik menang dengan kemenangan angka pada pertarungan melawan petinju Inggris, Martin Murray di Klub Atlético Vélez Sarsfield, Buenos Aires, Argentina, Minggu (28/4/2013).

Dalam pertarungan ketat yang berlangsung selama 12 ronde, tiga juri memberikan angka kemenangan buat Martinez. Selisihnya cukup tipis, masing-masing juri memberikan skor 115-112, 115-112, dan 115-112.

Martinez langsung dielu-elukan pendukungnya. Pesta perayaan kemenangan singkat terasa meriah di atas ring. Namun setelah itu, dia langsung meninggalkan arena untuk berobat.

"Terima kasih Argentina. Terima kasih selalu memberikan dukungan dan selalu mengikuti saya. Saya suka kalian semua," kata Martinez kepada para penggemarnya lewat pengeras suara di atas ring.

Meski menang, Martinez petinju senior berusia 38 tahun yang memiliki julukan Maravilla itu sempat terjatuh pada ronde kedelapan. Penonton pun sempat terdiam, bahkan dua ronde berikutnya tepatnya di ronde 10, Martinez kembali terjatuh.

Wasit Italia, Massimo Barrovecchio menilai Martinez terjatuh itu disebabkan karena arena licin meski sempat ada pukulan hook kiri dan pukulan tangan kanan Murray yang mendarat di wajahnya.

Halaman123
Editor: Dodi Esvandi
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas