Senin, 22 Desember 2014
Tribunnews.com

Mental Atlet Indonesia Masih Butuh Pengujian

Sabtu, 22 Juni 2013 11:33 WIB

Mental Atlet Indonesia Masih Butuh Pengujian
metrotv.com

TRIBUNNEWS.COM - Setelah meraih empat medali perunggu nomor poomsae, di hari pertama Kejuaraan Taekwondo Yunior Asia, di Tennis Indoor Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (20/6) lalu, tim Indonesia gagal merebut satu medali pun di hari kedua kejuaraan tersebut, kemarin.

Di nomor kyorugi, lima taekwondoin Indonesia sudah berguguran di babak pertama.

Mereka adalah Agniny Haque di kelas -44 kg putri, Fisca Afe Relia di kelas -49 kg putri, Jauza Rona Hasan di kelas -46 kg putri, Annisa Cintya di kelas -52 kg putri, dan Stansilaus Suar di kelas -45 kg putra.

Agniny yang diharapkan bisa merebut medali dikalahkan taekwondoin asal Thailand, Panipak Wongphatt, 9-10.

Padahal, Agniny sempat unggul hingga 9-1 di babak pertama.

"Kejuaraan Asia ini adalah ajang mencari pengalaman. Sebenarnya teknik dan fisik atlet yunior kita tidak kalah, tetapi mereka memang kalah pengalaman bertanding," ujar pelatih tim nasional kyorugi, Fadly Y Potu.

Kekalahan Agniny dari taekwondo Thailand dinilai karena mental bertandingnya yang masih belum matang. Teknik yang dimiliki sudah bagus, tetapi bagaimana mengimplementasikannya di pertandingan yang masih membutuhkan pengalaman.

Selengkapnya di edisi cetak Berita Kota Super Ball

Editor: Dewi Pratiwi
Sumber: Super Ball
BBC

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas