Senin, 26 Januari 2015
Tribunnews.com
BBC

Pemain Muslim ikut mengubah Liga Primer

Jumat, 5 Juli 2013 21:24 WIB

Ketika Liga Primer pertama kali digelar pada 1992 hanya ada satu pemain Muslim di divisi elit liga Inggris.

Ia adalah Nayim yang bermain untuk klub London Tottenham Hotspur.

Sekitar 20 tahun kemudian jumlah pemain Muslim bertambah dan sekarang menjadi sekitar 40 orang, seiring dengan makin banyaknya pemain asing yang berkarier di Inggris.

Dan kehadiran pemain-pemain Muslim ini mengubah beberapa paradigma di Liga Primer sendiri dan juga membawa efek di luar kompetisi.

Misalnya soal sampanye yang biasanya diberikan kepada pemain terbaik setiap bulannya.

Tradisi ini berubah ketika Yaya Toure, pemain pilar Manchester City, dengan sopan menolak hadiah ini karena alasan agama.

Sampanye diganti piala

Minuman keras dilarang dalam Islam dan sebagai seorang Muslim Yaya Toure mengatakan dirinya tidak bisa menerima hadiah berupa sampanye.

Halaman123
Sumber: BBC Indonesia
BBC
KOMENTAR ANDA
BBC

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas