• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Tribunnews.com

Tragedi Tinju Nabire Diminta Jadi Pembelajaran

Senin, 15 Juli 2013 16:52 WIB
Tragedi Tinju Nabire Diminta Jadi Pembelajaran
nabire.net
GOR Kotalama, Nabire. Di dalam gedung inilah terjadi kerusuhan yang mengakibatkan 18 orang tewas.

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina), Reza Ali meminta seluruh pengurus daerah dapat belajar mengorganisir suatu kejuaraan dari kerusuhan di pertandingan tinju Bupati Nabire Cup 2013.

“Ini pembelajaran ke depan. Saat ini penggemar tinju mulai antusias, jadi perlu kesiapan panitia secermat mungkin terutama dari persiapan keamanan,” kata Reza dalam konferensi pers di kantor PP Pertina, Jakarta, Senin (15/7/2013).

Berdasarkan informasi yang didapatkan oleh PP Pertina, Gelanggang Olahraga Kotalama, Nabire tempat kejuaraan tinju Bupati Nabire Cup 2013 diisi penonton melebihi kapasitas. Sebetulnya GOR hanya menampung 800 orang.

Tetapi pada saat pertandingan tersebut penonton mencapai 1500 orang, sehingga kondisi di dalam gedung penonton berdesak-desakan.

“Setiap pertandingan tinju jumlah penonton membludak. Ini sangat baik untuk perkembangan tinju, tetapi cukup menyulitkan karena di Nabire menelan korban jiwa,” tuturnya.

Kerusuhan pada kejuaraan tinju Bupati Nabire Cup 2013 terjadi di GOR Kota Lama, Nabire, Papua, Minggu (14/7/2013) WIT. Kejadian itu mengakibatkan timbulnya 17 korban jiwa dan puluhan lainnya luka-luka.

Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Ravianto
Sumber: Tribun Jakarta
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas