Kejuaraan Dunia Taekwondo Poomsea

Myanmar Batal Ikut

Myanmar membatalkan keikutsertaan mereka pada Kejuaraan Dunia Taekwondo Poomsae WTF ke-8

Myanmar Batal Ikut
ist
Ade Lukman 

TRIBUNNEWS.COM, NUSA DUA - Tuan rumah SEA Games 2013, Myanmar membatalkan keikutsertaan mereka pada Kejuaraan Dunia Taekwondo Poomsae WTF ke-8 pada 31 Oktober hingga 3 Nopember 2013 di Nusa Dua, Bali.

"Myanmar menyatakan membatalkan keikutsertaan mereka di kejuaraan Poomsae ini tadi," kata ketua panitia penyelenggara kejuaraan dunia poomsae WTF ke-8 Ade Lukman kepada wartawan di Nusa Dua, Bali, Rabu (30/10/2013) sore.

Dikatakannya, Myanmar mundur dikarenakan alasan negara tuan rumah SEA Games 2013 itu akan memfokuskan diri untuk event olahraga negara-negara Asia Tenggara nanti.

"Mereka ingin fokus ke SEA Games, itu alasan mereka mundur, dan kami memaklumi itu" tambah Ade Lukman. Hingga Rabu sore, tutur Ade, telah terdaftar 48 negara yang ikut kejuaraan dunia poomsae WTF ke-8 itu, termasuk Puerto Rico.

"Tapi Puerto Rico hanya mengirimkan ofisial, tidak mengirimkan atletnya, dan mereka sudah menginap di sini sejak dua hari lalu," katanya.

Dengan 50 negara peserta yang sudah mendaftar ikut bertanding, maka kini tinggal tiga negara lagi yang ditunggu kedatangannya.

"Kami masih menunggu tiga negara lagi," kata Ade Lukman yang tidak merinci nama-nama negara tersebut.

Rabu malam juga diadakan perayaan 40 tahun WTF di Nusa Dua, yang dipimpin presiden WTF Chung Wonchoe, serta dihadiri Ketua Umum PB TI Marciano Nurman, serta jajaran Muspida Bali.

Pada ajang kejuaraan dunia poomsae WTF ini, juga berlangsung pertemuan para ketua delegasi serta pertemuan para wasit internasional.

Pertandingan hari pertama kejuaraan dunia poomsae akan mulai berlangsung, Kamis (31/10/2013) pagi hingga sore hari, dan pembukaannya pada malam harinya.

Tentang peta kekuatan di kejuaraan dunia kali ini, Ade menyebut peta kekuatan cukup merata.Indonesia sendiri mentargetkan dua medali emas.

"Intinya target kita dua emas di kejuaraan ini.Syukur syukur lebih dari itu," jelasnya

Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved