Budiarto Shambazy: Tunjangan Pensiun Buat Atlet Cuma Ilusi!

Pengamat olahraga, Budiarto Shambazy, pesimistis dapat memenuhi janjinya memberikan dana pensiun kepada atlet.

Budiarto Shambazy: Tunjangan Pensiun Buat Atlet Cuma Ilusi!
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
Wartawan senior Budiarto Shambazy berdialog dalam acara Polemik 'Efek Anas Makin Panas', di Jakarta, Sabtu (2/3/2013). TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat olahraga, Budiarto Shambazy, pesimistis dapat memenuhi janjinya memberikan dana pensiun kepada atlet.

"Kalau ada pemerintah memberikan jaminan masa tua untuk atlet, itu hanya ilusi," ujar Budiarto dalam sebuah diskusi di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (27/8/2016).

Budiarto menyoroti rencana pemerintah melalui Kemenpora yang akan memberikan bonus kepada peraih medali pada ajang Olimpiade.

"Jadi kalau memberikan dana kaya kemarin Kemenpora memberikan peraih medali dapat Rp 20 juta tiap bulan, itu pemerintah harus serius, karena butuh dana besar, jangan menjanjikan, itu ilusi." tambah Budiarto.

Budiarto menyarankan pemerintah untuk fokus kepada pembinaan atlet nasional. Menurutnya jika atlet berprestasi maka animo masyarakat besar dan industri akan memberikan dana sponsor.

Peraih medali emas dan perak pada Olimpiade Rio 2016 mendapatkan bonus masing-masing Rp 1 miliar dan Rp 500 juta. Para peraih medali juga mendapatkan dana pensiun sebesar Rp 20 juta bagi peraih medali emas dan Rp 10 juta untuk peraih medali perak tiap bulannya.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved