PON 2016

Ditelantarkan, Sampai Kaos Kontingen Saja Atlet Muaythai Sulteng Tidak Punya

Tidak seperti kontingen PON XIX 2016 dari daerah lain, kontingen Sulteng tidak memiliki kaos atau jaket kontingen khusus.

Ditelantarkan, Sampai Kaos Kontingen Saja Atlet Muaythai Sulteng Tidak Punya
TRIBUNNEWS.COM / FAHDI FAHLEVI
9 Atlet PON asal Sulawesi Tengah (Sulteng) dan tiga pelatih telantara di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Mereka tak punya ongkos untuk kembali ke kampung halaman. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Memakai baju berlengan pendek Muklan tampak menunjukkan baju seadanya yang dipakai oleh rekan-rekannya.

Baju bertuliskan Muaythai Morowali itu adalah sumbangan dari Bank Sulteng.

Tidak seperti kontingen PON XIX 2016 dari daerah lain, kontingen Sulteng tidak memiliki kaos atau jaket kontingen khusus.

"Ini bawa sendiri, kalau kaos dapat bantuan dari Bank Sulteng. Kami aja sepatu modal sendiri bahkan ada yang pakai sendal," ujar Muklan kepada Tribunnews.com di Stasiun Manggarai, Jakarta selatan, Kamis (22/9/2016).

Muklan adalah satu diantaran sembilan atlet yang terlantar di Stasiun Manggarai.

9-atlet-pon-asal-sulawesi-tengah-telantar-di-stasiun-manggarai_20160922_205053.jpg
9 Atlet PON asal Sulawesi Tengah (Sulteng) dan tiga pelatih telantara di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan. Mereka tak punya ongkos untuk kembali ke kampung halaman.

Bersama tiga orang pelatih, mereka tidak bisa pulang ke Sulawesi tengah karena tidak mendapat bantuan pemerintah daerah.

Hingga malam ini, para atlet masih belum mendapat bantuan dana dari pihak manapun.

Mereka hanya duduk di pintu keluar Stasiun Manggarai sejak Kamis (22/9/2016) pukul 13.00 WIB.

Rustam, salah satu pelatih tim Muaythai Sulteng kepada Tribunnews.com mengatakan,mereka sejak awal merasa ditelantarkan oleh pemerintah propinsi Sulteng.

peraih-medali-emas-pon-2016-asal-kalteng-telantar-2_20160922_201625.jpg
Hardiansyah bersama beberapa rekannya sesama peraih medali emas PON XIX 2016 telantar di Stasiun Manggarai karena tak punya ongkos pulang. Mereka memamerkan medali yang diraihnya pada PON 2016 ini,

"Kami cuma dibiayai tiket pesawat pergi, tapi pulangnya kami dibiarkan begini," ujar Rustam,

9 Atlet Muaythai asal Sulteng ini berhasil meraih satu medali emas, tiga perak, dan tiga perunggu.

Rustam merasa prestasinya pada ajang PON 2016 di Jawa Barat ini seperti disepelekan oleh pemerintah daerah.

peraih-medali-emas-pon-xix-2016-telantar-1_20160922_201625.jpg
Hardiansyah bersama beberapa rekannya sesama peraih medali emas PON XIX 2016 telantar di Stasiun Manggarai karena tak punya ongkos pulang. Mereka memamerkan medali yang diraihnya pada PON 2016 ini,

"Kami merasa disepelekan padahal kami datang ke sini untuk mengharumkan nama daerah di tingkat nasional," tambah Rustam.

Kontingen PON cabang Muay Thai terkatung di Stasiun Manggarai setelah kehabisan ongkos pulang.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Yulis Sulistyawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help