Li Ning Sirkuit Nasional 2017 Kembali Digelar di Delapan Kota Besar

Kejuaraan Djarum Li Ning Sirkuit Nasional 2017 kembali bakal digelar di delapan kota besar di Indonesia.

Li Ning Sirkuit Nasional 2017 Kembali Digelar di Delapan Kota Besar
ist

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kejuaraan Djarum Li Ning Sirkuit Nasional 2017 kembali bakal digelar di delapan kota besar di Indonesia.

Sirkuit Nasional adalah rangkaian kejuaraan bulutangkis terbesar di Indonesia yang memainkan pertandingan tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri serta ganda campuran di kelompok usia remaja (U-17), taruna (U-19) serta dewasa.

Seperti tahun lalu, sirnas kembali hadir dengan titel premier. Jika sepanjang 2016 ada dua sirnas premier yaitu di DKI Jakarta dan Jawa Timur, tahun ini bakal ada tiga sirnas premier karena Jawa Barat juga bakal menyandang predikat sirnas premier.

Sirnas merupakan salah satu wadah uji kompetensi serta efektivitas program latihan yang dijalankan atlet selama berada di klub.

Lewat sirnas pula muncul bibit-bibit potensial yang nantinya mengemban tugas untuk melanjutkan tongkat estafet dari para senior serta mendukung berjalannya roda regenerasi di masa yang akan datang.

“Sirnas adalah suatu ajang kompetisi yang menjadi program PBSI yang tujuannya memberikan wadah evaluasi dari hasil pembinaan klub atau pengurus provinsi. Dari hasil sirnas tersebut kita bisa memantau kemajuan hasil pembinaan klub-klub yang ada di Indonesia, dan dari sirnas pula akan tersusun rangking pemain-pemain Indonesia di segala level kategorinya,” ujar Achmad Budiharto, Sekretaris Jenderal PP PBSI.

“Tahun ini rasanya belum banyak perubahan dalam pelaksanaan sirnas, hanya dari sisi keabsahannya, kami berharap fairness dan fairplay bisa lebih baik,” tambahnya.

Ditambahkan Budiharto, hasil rangking poin nasional menjadi acuan para pemain yang akan diseleksi masuk pelatnas. Poin sirnas menjadi acuan utama penyusunan rangking poin nasional para atlet tersebut. Sehingga konsistensi prestasi para atlet yang ikut sirnas menjadi salah satu tolok ukur dasar pembinaan di pelatnas.

“PP PBSI berharap dengan diselenggarakannya sirkuit nasional, semoga pembinaan di daerah dan klub-klub menjadi lebih baik. Sehingga bisa melahirkan atlet-atlet berkualitas untuk regenerasi di level nasional, karena ujung tombak pelatnas ada di daerah dan klub,” tutur Ricky Soebagdja, Kepala Sub Bidang Humas dan Media PP PBSI.

Para jawara di ajang sirnas bakal mendapat poin yang dapat mendongkrak posisi mereka di jajaran rangking nasional. Tahun ini sirnas untuk pertama kalinya didukung dua co sponsor yaitu Li Ning dan Flypower. Sedangkan Djarum Foundation selaku sponsor utama, terus menjaga komitmen untuk mendukung perkembangan bulutangkis Tanah Air.

Halaman
12
Penulis: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help