PBSI Tidak Ingin Paksakan Atlet yang Cedera Ikuti Turnamen BAC 2017

Menurut Susy, ‎para pemain ganda Indonesia yang berhalangan difokuskan untuk ke Piala Sudirman 2017

PBSI Tidak Ingin Paksakan Atlet yang Cedera Ikuti Turnamen BAC 2017
Humas PBSI
Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo 

‎TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Susy Susanti mengatakan, pihaknya tidak ingin memaksakan untuk mengirimkan tiga pasangan ganda Indonesia pada ajang ‎Badminton Asia Championships 2017. 

Menurut Susy, ‎para pemain ganda Indonesia yang berhalangan difokuskan untuk ke Piala Sudirman 2017 yang akan berlangsung bulan Mei mendatang.

"Sebetulnya BAC ini turnamen perantara ya, fokusnya lebih ke Piala Sudirman. Kita kan tidak bisa menuntut atlet untuk juara terus di tiap pertandingan, tetapi sebaiknya sih setiap turnamen ada gelar untuk Indonesia ya, setidaknya satu gelar lah, dari sektor apapun," kata Susy seperti dikutip dari situs resmi PBSI, Jumat (21/4/2017).

‎Susy meniai, jika PBSI tetap memaksakan untuk memberangatkan atlet yang cedera maka akan menjadi sebuah kerugian.

Pasalnya, bukannya sang atlet akan pulih dari cedera namun akan bertambah parah yang akan berdampak sangat buruk bagi pemain itu sendiri.‎

‎"Kalau kami memberangkatkan atlet, tentunya kami mau hasil yang terbaik buat mereka. Jangan dipaksakan, jangan mentang-mentang rangking 10 besar dunia, tidak siap tetap berangkat," ujarnya.‎

"Mereka akan menjadi incaran lawan-lawannya, tentunya akan mempengaruhi kepercayaan diri mereka," kata Susy lagi.‎

Penulis: Muhammad Zulfikar
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help