Achmad Budiharto Minta Dukungan Masyarakat Indonesia untuk Bulu Tangkis Indonesia

Budiharto menyebutkan bahwa kondisi bulu tangkis Indonesia sedang kurang baik dan menjadi sorotan banyak pihak

Achmad Budiharto Minta Dukungan Masyarakat Indonesia untuk Bulu Tangkis Indonesia
/Feri Setiawan
Chief de Mission Tim Indonesia, Achmad Budiharto saat memberikan keterangan kepada media dalam jumpa pers Persiapan Tim Indonesia Menuju Kualifikasi Piala Thomas dan Uber 2016 di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (3/2/2016) Kurang dari dua pekan lagi, tim Indonesia akan bertolak ke Hyderabad, India, untuk mengikuti ajang Kualifikasi Piala Thomas dan Uber 2016. Para atlet yang tergabung dalam tim inti dinyatakan dalam kondisi prima dan siap tempur. Super Ball/Feri Setiawan 

TRIBUNNEWS.COM - Sekretaris Jenderal Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Achmad Budiharto, menyatakan bahwa seluruh atlet bulu tangkis Indonesia yang akan berlaga di ajang Indonesia Terbuka 2017 butuh dukungan semangat dari masyarakat Indonesia.

Di hadapan juru warta olahraga, Budiharto menyebutkan bahwa kondisi bulu tangkis Indonesia sedang kurang baik dan menjadi sorotan banyak pihak.

Hal itu terjadi, karena hasil yang didapat dari turnamen Piala Sudirman 2017, di Gold Coast, Australia, tidak memuaskan.

"Kali ini memang tim Merah Putih butuh dukungan semangat masyarakat Indonesia. Kami menyadari hasil Piala Sudirman kemarin tidak memuaskan. Oleh sebab itu, kami menerima jika ada kritik keras dan cibiran. Tapi, kali ini yang dibutuhkan adalah dorongan semangat," kata Budiharto.

Baca: Jorge Sampaoli Memulai Era Baru di Timnas Argentina

Bulu tangkis Indonesia baru saja menjadi sorotan setelah tampil buruk pada Piala Sudirman 2017 di Gold Coast, Australia, 21-28 Mei 2017.

Tim Merah Putih tak lolos dari fase grup setelah menghuni posisi buncit klasemen. Indonesia tersingkir karena kalah head to head poin dari India.

"Kami sudah melakukan banyak persiapan, termasuk pilihan atlet yang bakal diturunkan. Kami tidak ingin sesumbar menang, tapi kami menginginkan hasil terbaik di Tanah Air. Oleh sebab itu, seluruh atlet yang bakal turun berlaga hendaknya diberikan dukungan, supaya semangat tandingnya makin tinggi," kata Budiharto.

Sementara itu, secara terpisah, Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PBSi, Susy Susanti, menyatakan bahwa kesiapan untuk ajang Indonesia terbuka kali ini tidak berbeda dengan persiapan yang telah dijalankan untuk Piala Sudirman, SEA Games, maupun Asian Games.

"Kami akan menurunkan sejumlah pemain yang sudah disiapkan selama ini. Tapi, ada juga pemain yang kami nilai lebih baik tidak turun di ajang ini, karena lebih akan fokus pada persiapan SEA Games. Kami berharap dukungan semangat dari masyarakat untuk Merah Putih," kata Susy.

Barita Ini Juga Dimuat di KORAN SUPER BALL, Kamis (8/6/2017)

Editor: Dewi Pratiwi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help