Korea Open

Praveen Jordan/Debby Susanto Pulangkan Bodin Isara/Savitree Amitrapai

Satu lagi wakil Indonesia yang lolos ke perempat final Korea Open Super Series 2017

Praveen Jordan/Debby Susanto Pulangkan Bodin Isara/Savitree Amitrapai
Humas PBSI
Praveen Jordan/Debby Susanto 

TRIBUNNEWS.COM, SEOUL - Satu lagi wakil Indonesia yang lolos ke perempat final Korea Open Super Series 2017.

Mereka adalah pasangan ganda campuran, Praveen Jordan/Debby Susanto.

Dengan skor 21-16 dan 21-10, Jordan/Debby berhasil memastikan posisinya dan memulangkan wakil Thailand, Bodin Isara/Savitree Amitrapai.

“Dibilang mudah ya enggak juga. Cuma bedanya, kemarin kami main di lapangan pojok dan anginnya cukup kerasa, jadi menempatkan bolanya juga susah. Kalau hari ini lapangannya lebih normal. Dan mengenai lawan hari ini, kami tidak menemui masalah,” ujar Jordan mengenai pertandingannya tersebut.

Duel Jordan/Debby dengan Isara/Amitrapai kali ini merupakan pertemuan yang kedua kalinya. Sebelumnya di Chinese Taipei Open 2015, Jordan/Debby juga menang dua game langsung dengan 21-16 dan 21-17.

“Kami mempelajari dari pertemuan sebelumnya. Mereka pasti kan ada peningkatan juga dibanding sebelumnya. Jadi kami lebih jaga fokus aja. Lebih siap di lapangan,” kata Debby.

Di perempat final, Jordan/Debby masih menunggu lawan antara pasangan Taiwan, Wang Chi Lin/Lee Chia Hsin dengan Takuro Hoki/Sayaka Hirota, Jepang.

“Masalah peluang pasti tetap ada. Yang penting bagaimana besok kami harus tampil all out dan sesuai dengan apa yang ingin kami keluarkan. Targetnya bisa menang satu-satu dulu, step by step saja,” tutur Debby saat ditanya tentang peluangnya.

Dengan demikian sudah ada empat wakil Indonesia yang aman di delapan besar. Sebelumnya tiga wakil lain, yaitu Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie dan Greysia Polii/Apriani Rahayu, juga sudah menang.

Indonesia berpeluang menambah satu wakil lagi ke perempat final dari sektor ganda putra. Saat ini tengah berlangsung duel antara Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon dengan wakil Malaysia, Ong Yew Sin/Teo EE Yi.

Penulis: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help