Home »

Sport

»

Basket

Pasca Renovasi, Lampu Stadion Gelora Bung Karno Gunakan Standar FIFA

"Semua teknologi di Stadion Utama GBK ini disiapkan agar upacara pembukaan Asian Games pada Agustus 2018 berlangsung baik," ujar Menteri Basuki

Pasca Renovasi, Lampu Stadion Gelora Bung Karno Gunakan Standar FIFA
tribunnews.com
Menteri PU dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat meninjau Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono telah melakukan pengecekan sistem pencahayaan dan suara di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.

Sistem pencahayaan stadion, saat ini telah menggunakan lampu LED standar tertinggi yang diakui federasi sepakbola dunia (FIFA) dan federasi atletik internasional (IAAF) dengan titik lampu sebanyak 610 set.

Pencahayaan Stadion GBK lebih terang karena berkekuatan 3.500 lux atau dua kali lebih besar dari sebelumnya 1.200 lux. Namun dengan penggunaan LED lighting system konsumsi listriknya lebih hemat hingga 50 persen dari lampu konvensional dan memiliki kualitas pencahayaan tiga kali lebih baik.

"Semua teknologi di Stadion Utama GBK ini disiapkan agar upacara pembukaan Asian Games pada Agustus 2018 berlangsung baik," ujar Menteri Basuki, Selasa (10/10/2017).

Menteri PU dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono
Menteri PU dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat meninjau Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK)

Menteri Basuki mengatakan bahwa renovasi yang dilakukan akan membuat seluruh venue olahraga menjadi lebih baik, termasuk penggunaan teknologi yang efisien dan ramah lingkungan, salah satunya penerangan dan tata suara.

Baca: Ormas Tuntut Bupati dan Kapolres Banyumas Tanggung Jawab di Insiden Penangkapan 24 Aktivis

Baca: Diduga Akibat Cekcok, 3 Personil Brimob yang Amankan Pengeboran Minyak di Blora Tewas Tertembak

"Nantinya juga dilengkapi dengan panel surya sebagai sumber listriknya sehingga lebih ramah lingkungan,” ungkap Menteri Basuki.

Sementara itu Dirjen Cipta Karya Sri Hartoyo menjelaskan telah dilakukan pemasangan kursi dan kabel tension untuk penguatan struktur atap Stadion. Hal itu akan ditempatkan panel surya dengan kapasitas 420 KWP yang mampu menghasilkan rata-rata 1.470 KWH/hari.

""Sistem panel surya dan PLN akan terhubung secara otomatis dengan umur teknis selama minimum 25 tahun,” jelasnya.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help