Menpora: Satlak Prima Tetap Jalankan Tugas Sampai Perpres Baru Keluar

Imam meminta Satlak Prima tetap bekerja sesuai Peraturan Presiden Nomor 15 tahun 2016 tentang Program Indonesia Emas (Prima).

Menpora: Satlak Prima Tetap Jalankan Tugas Sampai Perpres Baru Keluar
TRIBUNNEWS
Menpora Imam Nahrawi 

TRIBUNNEWS.COM - Menpora Republik Indonesia, Imam Nahrawi menerima perwakilan Asosiasi Olimpian Indonesia (IOA) di kantor Kemenpora lantai 10, Senayan, Jakarta, Rabu (11/10/2017).

Para wakil IOA di antaranya mantan atlet Lukmam Niode, Richard Sam Bera, Kresna Bayu, Nurfitriyana Saiman, dan Luluk Hadiyanto.

Ini untuk menindaklanjuti rencana pemerintah membubarkan Satlak Prima.

Namun demikian, Imam meminta Satlak Prima tetap bekerja sesuai Peraturan Presiden Nomor 15 tahun 2016 tentang Program Indonesia Emas (Prima).

Politisi PKB itu berharap Satlak Prima tetap mendukung sepenuhnya persiapan atlet jelang Asian Games 2018.

"Perpres No. 22 tahun 2010 tentang Prima harus tetap berjalan sampai ada yang baru. Konsentrasi atlet jangan sampai terganggu," kata Imam.

"Apapun nanti pengganti lembaga tersebut kami ingin investasi harus fokus terhadap kesejahteraan atlet," tambahnya.

Sementara Richard Sam Bera mengamini niat Menpora untuk terus mendukung persiapan matang pejuang olahraga tanah air.

"Kami hanya khawatir atlet terganggu soal masalah persiapan karena kegaduhan rencana pembubaran Satlak Prima. Sebab kurang dari 10 bulan lagi atlet akan tampil di ajang akrab se-Asia," ujar Richard.

Penulis: Reynas Abdila
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help