Home »

Sport

»

MotoGP

MotoGP

Valentino Rossi dan Maverick Vinales Dibikin Malu Oleh Johann Zarco Selama Musim 2017

Pebalap tim Yamaha Tech 3, Johann Zarco, berhasil menunjukkan performa luar biasa pada tahun debutnya di kelas MotoGP.

Valentino Rossi dan Maverick Vinales Dibikin Malu Oleh Johann Zarco Selama Musim 2017
zimbio.com
Johann Zarco 

TRIBUNNEWS.COM, VALENCIA - Pebalap Tim Yamaha Tech 3, Johann Zarco, berhasil menunjukkan performa luar biasa pada tahun debutnya di kelas MotoGP.

Johann Zarco naik ke kelas MotoGP pada tahun 2017 dengan berbekal titel juara dunia Moto2 dua kali (2015 dan 2016).

Dengan berbekal motor Yamaha M1 bekas Tim Movistar Yamaha musim lalu, Zarco nyatanya mampu beberapa kali finis lebih baik dibanding pebalap tim Movistar Yamaha.

Musim ini Johann Zarco berhasil enam kali membuat malu Valentino Rossi dan Maverick Vinales.

Yang terbaru adalah keberhasilannya finis posisi kedua pada balapan MotoGP Valencia, Minggu (12/11/2017).

Musim ini pebalap Prancis tersebut berhasil mengoleksi tiga podium pada tahun pertamanya bersama tim Yamaha Tech 3.

Namun, meski berhasil menyabet titel Rookie of The Year 2017, Johann Zarco bukanlah pebalap tersukses tim Yamaha Tech 3.

Sejak ikut serta di kelar premier (500cc/MotoGP), Andrea Dovizioso adalah pebalap tersukses tim Yamaha Tech 3.

Andrea Dovizioso pernah menjadi pebalap tim yang bermarkas di Prancis itu selama satu tahun, yaitu tahun 2012.

Sebelum bergabung dengan tim Yamaha Tech 3, Andrea Dovizioso tiga tahun menjadi pebalap tim Repsol Honda.

Di tim Yamaha Tech 3, Andrea Dovizioso enam kali naik podium pada MotoGP musim 2012, semuanya podium posisi ketiga.

Yang lebih spesial, di akhir musim itu Andrea Dovizioso berhasil mengakhiri musim di peringkat keempat.

Hasil yang diperoleh Dovizioso pada tahun 2012 membuat tim Ducati kepincut untuk merekrutnya menjadi pebalapnya pada tahun 2013.

Setelah lima tahun bergabung, musim ini Dovizioso berhasil menunjukkan performa luar biasa mampu bersaing dengan Marc Marquez (Repsol Honda) di kejuaraan.

Editor: Toni Bramantoro
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help