Sembilan Tim Putra dan Lima Tim Putri akan Meramaikan Liga Mahasiswa Badminton

Sembilan tim bulutangkis putra dan lima tim putri bulutangkis akan meramaikan kompetisi olahraga antar kampus tanah air bertajuk Liga Mahasiswa (LIMA)

Sembilan Tim Putra dan Lima Tim Putri akan Meramaikan Liga Mahasiswa Badminton
ist
David Leopold, Staf Kompetisi dan Pertandingan LIMA saat berlangsung technical meeting di Hotel Malaka, Bandung Rabu (7/3/2018) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -Sebanyak sembilan tim bulutangkis putra dan lima tim putri bulutangkis akan meramaikan kompetisi olahraga antar kampus tanah air bertajuk Liga Mahasiswa (LIMA) Badminton Blibli.com WJC 2018.

Gelaran kali ini akan berlangsung pada 8-14 Maret 2018 bertempat di GOR Lodaya Bandung.

Pada perhelatan kali ini akan diperlombakan empat nomor yakni beregu putra, beregu putri, tunggal putra dengan 14 peserta dan 10 pasangan ganda campuran. Sementara nomor tunggal putri ditiadakan karena kuota tidak mencukupi. Nomor beregu mempertandingkan tiga sektor, tunggal ganda dan triple.

Kesembilan tim putra yang akan bertanding di LIMA Badminton: Blibli.com WJC 2018 yakni STKIP Pasundan, Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Galuh (Unigal), STIE Ekuitas, Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Widyatama (Utama), Universitas Komputer Indonesia (Unikom), Universitas Parahyangan (Unpar), UIN Sunan Gunung Djati (UIN SGD), dan Universitas Islam Bandung (Unisba). Untuk beregu putri akan disajikan oleh tim dari STKIP Pasundan, Unpad, UPI, Unikom, dan UIN SGD.

David Leopold, Staf Kompetisi dan Pertandingan LIMA saat berlangsung technical meeting di Hotel Malaka, Bandung Rabu (7/3/2018) menjelaskan peraturan pertandingan kepada manajer tim atau yang mewakili.

Penjelasan meliputi peraturan mengenai kostum peserta, penjelasan nilai hadiah, sistem kompetisi dan pembagian pul.

Musim ini, LIMA memberlakukan sistem nilai koefisien untuk seluruh perguruan tinggi yang pernah dan baru mengikuti LIMA Badminton.

Nilai koefisien ini ditentukan dari intensitas keikutsertaan perguruan tinggi di kompetisi LIMA. Selain itu, perolehan gelar dan penghargaan juga mempengaruhi nilai koefisien mereka.

Keuntungan perguruan tinggi yang memiliki nilai koefisien tinggi untuk conferencenya yaitu untuk menentukan banyaknya tim yang akan dikirim untuk melaju ke fase Nationals.

Nilai koefisien ini juga digunakan untuk pembagian tim di tiap pulnya. Sehingga, perguruan tinggi yang telah memiliki nilai koefisien tidak perlu melakukan pengundian untuk menentukan pulnya.

Halaman
12
Editor: Toni Bramantoro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help