Jalin Kerjasama dengan FOKBI, Kemenpora Ingin Poco-poco Mendunia

Kemenpora bersama FOKBI bakal mencetak Guinness World Records (Rekor Dunia) dengan menggelar Senam Nusantara (Poco-Poco) pada Minggu (5/8/2018).

Jalin Kerjasama dengan FOKBI, Kemenpora Ingin Poco-poco Mendunia
ist
Imam Nahrawi Buka Lomba Senam Poco-poco Nusantara Tingkat Nasional IV Tahun 2017 

TRIBUNNEWS.COM - Kemenpora menjalain kerjasama dengan Federasi Olahraga Kreasi Budaya Indonesia (FOKBI) demi mendukung terselenggaranya pencetakan Guinness World Records (Rekor Dunia) dengan menggelar Senam Nusantara (Poco-Poco) pada Minggu (5/8/2018).

Pemecahan rekor dunia itu bakal berlangsung di Jakarta, Palembang, Manado dan beberapa daerah lain di Indonesia.

Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta menyebut pencetakan rekor dunia Senam Poco-Poco bertujuan untuk mengenalkan aset olahraga tradisional dan senam kreasi asli Indonesia kepada dunia.

"Pengenalan ini melalui pemecahan rekor dunia adalah strategi agar senam kreasi Bangsa Indonesia lebih dikenal di dunia sekaligus menggunakan momentum Asian Games karena saat ini mata Asia sedang tertuju ke Indonesia jadi Asian Games akan kita maksimalkan untuk mengenalkan senam asli budaya Indonesia," ujar Isnanta usai jumpa pers di Media Center Kemenpora, Senin (12/3) siang.

FOKBI lanjutnya, memiliki kompetensi dan pengalaman dalam olahraga senam khususnya Poco-poco terlebih pencetakan rekor dunia akan didukung Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenpora.

"FOKBI telah mengkaji dan meneliti bahwa poco-poco layak dikembangkan dari berbagai aspek kesehatan dan sosial untuk itu pemerintah sangat mendukung melalui MoU agar menggelar even besar ini bukan berarti melepas tetapi pemerintah juga memberikan arahan termasuk pendanaan, pemerintah tetap meminta FOKBI agar menggali sumber dana lain dari sponsorship untuk mengakomodasilebih dari 60 ribu peserta, kami percaya FOKBI dengan pengalamannya mampu dan semoga berhasil," lanjut Isnanta.

Poco-poco yang lahir pada tahun 1999 senam budaya asli Sulawesi Utara ini diharapkan dapat dikenalkan dan ditampilkan pada openning ceremony Asian Games di Jakarta. "Kita juga akan memberikan pertunjukkan di lokasi-lokasi penting misalkan di wisma atlet tetapi akan lebih menghentak jika di openning ceremony Asian Games," harapnya.

Ketua FOKBI Sapta Nirwandar mengatakan pencetakan GWR Poco-poco adalah dalam rangka menggemakan Asian Games di Indonesia. Poco-poco ini menurutnya adalah warisan budaya bangsa yang dicintai oleh masyarakat Indonesia.

"Poco-poco juga telah dikenalkan di berbagai belahan dunia misalnya di London, Amerika dan lainnya, bersama DWP Kemenpora Senam Poco-Poco telah memecahkan rekor MURI, tetapi kami yakin GWR ini akan kita capai dengan dukungan semua pihak, pemerintah, swasta, komunitas dan media massa," ujarnya.

Poco-poco adalah rangkaian tari budaya dan olahraga senam manfaat poco-poco sangat banyak misalnya meningkatkan kebugaran dan kesehatan.

"Agar masuk ke GWR bukan hal mudah kami telah beberapa bulan melakukan koordinasi di LOndon bahwa untuk tercatat di GWR syaratnya sangat rumit dan detail tetapi hasilnya FOKBI dan Kemenpora berhak untuk mencatatkan rekor dunia senam poco-poco tahun 2018," tambah Ketua Program Pemberdayaan FOKBI Lily Karmel. 

Penulis: Reynas Abdila
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help