Tahapan Peserta Potensial Pelatihan Penumbuhan Minat Kewirausahaan di Kalangan Pemuda 2018

Total dibagikan untuk sekitar 100 peserta. Ada dua kriteria untuk peserta dapat menerima modal dari Kemenpora

Tahapan Peserta Potensial Pelatihan Penumbuhan Minat Kewirausahaan di Kalangan Pemuda 2018
HandOut/Istimewa
Ketua Panitia Pelatihan Penumbuhan Minat Kewirausahaan di Kalangan Pemuda 2018 yang juga Kabid Pemetaan Kewirausahaan di Kemenpora, Sutrija. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kembali menerangkan tahapan peserta potensial Pelatihan Penumbuhan Minat Kewirausahaan di Kalangan Pemuda 2018 yang akan diberikan kesempatan untuk mengakses permodalan sebesar Rp15 juta.

“Total dibagikan untuk sekitar 100 peserta. Ada dua kriteria untuk peserta dapat menerima modal dari Kemenpora, yakni untuk pemuda yang baru mau berwirausaha dan kedua yang baru berwirausaha,” ujar Ketua Panitia sekaligus Kabid Pemetaan Kewirausahaan di Kemenpora, Sutrija, di sela Pelatihan Bacht 7, di Teater Wisma Kemenpora, Kamis (16/08/2018) pagi.

“Untuk kriteria pemuda yang baru mau berwirausaha akan kami nilai dari bisnis plan-nya. Sedangkan untuk pemuda yang sudah berwirausaha, nantinya kami akan cek apakah selama tiga bulan sampai dua tahun usahanya tersebut memiliki prospek untuk bisa dikembangkan lagi,” imbuh pengusaha batik dengan merk Jaja Batik, asal Cirebon tersebut.

Dikatakannya juga, mendatangkan banyak narasumber berpengalaman.

Di antaranya Asosiasi Penulis dan Inspirator Seluruh Indonesia (ASPIRASI), Komunitas Sahabat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Bank Mahasiswa.

Menimbang banyaknya jumlah peminat kegiatan ini, Kemenpora akan menyelenggarakan program yang sama tentunya dengan menggandeng lebih banyak lagi mitra kerja sama yang memiliki semangat dan fokus untuk memajukan Kewirausahaan Pemuda.

“Misalnya hari ini, kami, dari Aspirasi ada motivator dan tutor juga. Kita bisa mentoring dari mereka juga,” ucapnya.

Nantinya, Setiap angkatan akan ditampilkan satu pengusaha muda sukses. Jadi, di samping sucsess story, peserta harus bisa memaparkan bagaimana teori-teori tentang bagaimana dia meraih kesuksesan tersebut.

“Jadi setiap angkatan ada satu wirausaha pemuda yang kami tampilkan di akhir acara supaya merangsang pemuda-pemuda ini mau berusaha. Karena sukses waktu muda itu sangatlah luar biasa. Hal tersebut kami lakukan untuk merangsang keinginan para pemuda untuk sukses sebagai wirausaha sejak muda,” imbuhnya.

Lebih jauh, Sutrija juga menerangkan soal metode kanvas.

Halaman
12
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved