Pari Sakti Cup 2018, Kejuaraan Bagi Calon Atlet Renang Indonesia

Akbar Nasution pun sempat bercerita kejuaraan Pari Sakti Cup ini adalah gagasan dari sang ayah yang sangat mencintai olahraga renang.

Pari Sakti Cup 2018, Kejuaraan Bagi Calon Atlet Renang Indonesia
Tribunnews/Abdul Majid
Ketua Pari Sakti Cup 2018, Akbar Nasution saat memaparkan kejuaraan Pari Sakti Cup 2018 di Kolam Renang Akuatik, Senayan, Jakarta, Kamis (8/11/2018). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Cabang olahraga renang Indonesia dirasa masih sangat minim prestasi, khususnya pada ajang Asian Games.

Bahkan, torehan medali perunggu pada 1990 oleh Richard Sambera belum bisa terulang lagi hingga kini.

Untuk itu, demi menciptakan calon atlet renang yang mumpuni di kemudian hari, kini mulai banyak bermunculan kejuaraan renang di usia muda.

Satu di antaranya Pari Sakti Swimming Cup 2018 yang diadakan di Kolam Renang Akuatik, Senayan, Jakarta pada 8-10 November 2018.

“Pari Sakti Cup adalah pertandingan tahunan yang kami persembahkan untuk sumbangsih kita dalam pembinaan olahraga renang di Indonesia. Ini adalah wujud apresiasi kami dalam membina atlet-atlet dan memberi kesempatan agar mereka mendapatkan kompetisi yang selayak mungkin agar mereka juga bisa menghadapi atau latih tanding di luar negeri nantinya,” kata Akbar Nasution, ketua Pari Sakti Swimming Cup 2018 di Kolam Akuatik, Senayan, Jakarta, Kamis (8/11/2018).

Akbar Nasution pun sempat bercerita kejuaraan Pari Sakti Cup ini adalah gagasan dari sang ayah yang sangat mencintai olahraga renang.

“Pari Sakti Cup ini digagas oleh almarhum papah saya, Raja Nasution yang sampai akhir hayatnya memberikan semua apa yang dia mampu dalam memajukan olahraga renang di Indonesia,” ceritanya.

Selain itu, Akbar juga membeberkan fungsi dari diadakannya Pari Sakti Cup 2018 yang diikuti oleh para klub renang dari seluruh Indonesia.

“Maka dari kegiatan ini saya ingin menyampaikan pertama fungsi dari Pari Sakti Cup adalah mempererat hubungan daripada semua klub yang ada di Indonesia,” ujar Akbar.

“Kedua memberikan wadah bagi para atlet untuk menguji dan mengadah keterampilan dalam jenjang prestasi dan pencapaian prestasi tertinggi. Ketiga memberikan apresiasi kepada atlet-atlet kita yang sudah berjuang, kerja keras dan berlatih, dalam penyajian kompetisi yang sangat layak yang patut mereka dapatkan,” sambungnya.

Penulis: Abdul Majid
Editor: Hasiolan Eko P Gultom
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved