• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 20 Oktober 2014
Tribun Superball

Micah Richards Tutup Akun Twitternya

Senin, 13 Februari 2012 01:40 WIB
Micah Richards Tutup Akun Twitternya
NET
Micah Richards

TRIBUNNEWS.COM - SEMULA ia enjoy dengan dengan jejaring sosial Twitter. Dengan akun @officialMR2 Bek Manchester City, Micah Richards dapat menikmati komunikasi langsung dengan penggemarnya, tanpa harus buang-buang waktu pergi ke suatu tempat. Cukup memanfaatkan waktu luangnya, di manapun ia berada.

Namun keasikannya berkomunikasi dengan fans lewat Twitter ini dalam beberapa bulan terakhir terusik. Dia kerap diejek oleh beberapa kaum minoritas yang tidak bertanggung jawab.

Menurut Mirror Football, semula Richards berusaha mengabaikannya. Namun bek internasional Inggris itu geram tidak bisa menahan diri ketika muncul hinaan-hinaan bernada rasisme. Richards pun memilih menutup akun Twitter miliknya.

"Micah menikmati komunikasi langsung dengan penggemarnya, terutama penggemarnya di ManCity. Tapi, dalam beberapa bulan ini, dia kerap diejek oleh beberapa kaum minoritas yang tidak bertanggung jawab. Dan saat itulah dia berpikir sudah cukup," ujar sumber yang dekat dengan Richards.

Pihak Richards telah meminta kepolisian untuk melakukan penyelidikan. Meski telah melaporkan kasus ini ke pihak berwajib, Richards mengaku kangen berinteraksi dengan fansnya melalui Twitter.

Kasus rasisme melalui Twitter memang sering menimpa pesepakbola Premier League. Sebelumnya Djibril Cisse (QPR), Louis Saha (Tottenham Hotspur), Fazier Campbell (Sunderland), dan mantan pemain Liverpool Stan Collymore juga pernah mendapat perlakukan rasisme. Bahkan kasus yang menimpa Collymore sampai masuk ke Pengadilan Newcastle.

Belakangan, kasus rasisme di Premier League memang sedang marak. Tercatat, sudah ada empat kasus rasisme musim ini. Selain kasus yang melibatkan striker Liverpool, Luis Suarez, dengan bek Manchester United, Patrice Evra, ada juga kasus John Terry (Chelsea) dengan Anton Ferdinand (QPR).

Dua kasus lainnya melibatkan suporter. Fans Chelsea sempat meneriakkan kata-kata berbau rasis saat melawan Norwich City pada lanjutan laga Premier League, 21 Januari lalu. Sedangkan fans Liverpool sempat melakukan tindakan yang sama saat melawan Manchester United di babak keempat Piala FA, 28 Januari. (tribunnews/ugi)

Editor: Prawira Maulana
0 KOMENTAR
260971 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas