Inilah Lima Gol yang Tak Pernah Dianggap (Video)

Penerapan teknologi garis gawang sudah didesak beberapa kalangan. Penyebabnya, banyak gol yang tak dianggap wasit.

Inilah Lima Gol yang Tak Pernah Dianggap (Video)
Getty Images
Gol Sulley Muntary yang tak dianggap.

TRIBUNNEWS.COM - Penerapan teknologi garis gawang sudah didesak beberapa kalangan. Penyebabnya, banyak gol yang tak dianggap wasit.

Berikut, lima gol yang tak pernah dianggap oleh wasit.

1. Virginio De Paoli (Lazio 0-0 Juventus, Serie A, 1966-67)

Ini adalah contoh paling klasik dari gol yang tak dianggap. Januari 1967, saat itu Juventus sedang bertarung untuk perebutan gelar serie A. Juventus bertandang ke kandang Lazio. Pertandingan dipimpin wasit Bruno de Marchi.
Ceritanya, pemain Juventus Gigi De Paoli menendang bola ke gawang. Bola sudah melewati garis gawang tapi memantul keluar lagi setelah menghantam net. Wasit De Marchi tak menyadari bahwa sudah terjadi gol. Ia pun tak meniup peluitnya dan pertandingan terus berlangsung. Pemain Juventus sempat protes.

Kemudian hari De Marchi memberikan penjelasan. "Saat itu hujan salju, hari yang dingin. Lapangan membeku dan net jala gawang juga. Net yang membeku itu menyesatkan saya, saya kira bola tendangan De Paoli itu membentur mistar, ternyata jala gawang," aku De Marchi.

Insiden itu tak begitu merugikan Juventus. Hasil pertandingan seri 0-0 dan Juventus tetap berhak sebagai juara dengan satu poin.

Lihat Video: http://www.youtube.com/watch?v=xO7TjTGmU1k

2. Michel (Spanyol 0-1 Brasil, Penyisihan Grup Piala Dunia 1986)

Brasil melawan Spanyol. Pada menit ke-55, pemain Spanyol yang bermain di Real Madrid, Michel berhasil menendang bola ke gawang. Bola tendangannya membentur mistar atas gawang tapi kemudian memantul dan melewati garis gawang sekitar delapan inci lalu keluar lagi. Wasit tak menganggap itu gol. Pemain Spanyol penuh semangat memrotes keputusan wasit. Tujuh menit kemudian pemain Brasil, Socrates mencetak gol tunggal di pertandingan itu.

Publik sepakbola marah atas insiden itu, meski Spanyol tetap lolos dari grup D sebagai runner up dari Brasil.

Halaman
123
Editor: Prawira Maulana
Ikuti kami di
KOMENTAR
klasemen
Tim P M M S K
36151203
32151023
32151023
2815843
2815843
TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help