Sabtu, 29 November 2014
Tribun Superball

PSSI Dapat Bantuan Lima Auditor BPKP

Rabu, 2 Mei 2012 18:09 WIB

PSSI Dapat Bantuan Lima Auditor BPKP
melintasiberitablog
Djohar Arifin Husin, Ketua PSSI.

Laporan wartawan Tribunnews.com, Iwan Taunuzi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PSSI kini mendapat lima auditor dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Kelima auditor ini akan membantu melakukan tugas audit untuk melaksanakan managemen keuangan yang baik dan benar sesuai Undang-Undang yang berlaku.

Bantuan BPKP tersebut merupakan wujud nyata dari kerjasama dengan PSSI yang telah ditandatangani beberapa waktu lalu di kantor BPKP.

Ketua Komite Audit PSSI, Asril Oemry mengatakan mereka juga akan melakukan audit investigasi kepada PSSI Nurdin Halid dan PT Liga Indonesia 2007-2011. Namun audit investigasi akan difokuskan pada tahun 2009-2011. Dikatakannya, mulai hari Senin (7/5/2012) tim audit dari PSSI langsung akan bekerja.

"Kami diminta Ketua Umum (PSSI) untuk melihat pertanggungjawaban keuangan baik PT Liga Indonesia maupun PSSI yang lama. Karena laporan Deloitte, mereka menyatakan pertanggungjawaban PSSI yang lama tidak bisa diaudit," katanya di kantor PSSI, Rabu (2/5/2012).

Dasar PSSI untuk melakukan audit investigasi terhadap PSSI era Nurdin Halid dan PT Liga Indonesia tak lepas dari adanya kejanggalan yang terdapat dalam laporan Deloitte, diantaranya adanya dugaan pencucian uang.

"Makanya kami mau mengecek ada dugaan itu atau tidak. Ini tugas kami dan belum terlambat," ujarnya.

Ia pun mengungkapkan, adanya dugaan pencucian uang di PSSI era Nurdin Halid tak lepas dari bukti transfer."Ada transfer uang dari seseorang masuk ke PSSI dan uang ini dibukukan di PSSI tapi uangnya tidak ada, katanya uangnya untuk pelatihan di luar negeri, kurang lebih Rp 20 miliar. Kemudian beberapa bulan kemudian uang ini dikembalikan dan totalnya sama. Ini uang dari mana? Kami hanya membuktikan apa benar dugaan-dugaan ini," tandas Asril.

Editor: Prawira Maulana

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas