• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 1 September 2014
Tribun Superball

Indonesia vs Jepang: Andik Vermansyah Cs Dibantai 5-1

Kamis, 12 Juli 2012 21:33 WIB
Indonesia vs Jepang: Andik Vermansyah Cs Dibantai 5-1
TRIBUN PEKANBARU/Melvinas Priananda
Pemain tim nasional Indonesia, Agung Supriyanto (18), mencoba melewati hadangan pemain Jepang dalam babak kualifikasi AFC U-22 di Stadion Utama Riau, Kamis (12/7/2012). TRIBUN PEKANBARU/MELVINAS PRIANANDA (NAS)

TRIBUNNEWS.COM – Timnas U-22 Indonesia akhirnya gagal meraih poin penuh saat berhadapan dengan Jepang, di laga kualifikasi Piala Asia U-22 grup E, yang digelar di Pekanbaru Riau, Kamis (12/7/2012). Berharap bisa menang, Hendra Adi Bayauw dkk justru harus menelan kekalahan 4-1 dari lawannya tersebut.

Di pertandingan ini Indonesia memang tampil tidak dengan kekuatan terbaiknya. Meski Andik Vermansyah dimainkan sejak awal, namun Indonesia kehilangan kiper Aji Saka di bawah mistar gawang. Kiper nomor satu di timnas U-22 itu mengalami cedera di laga sebelum saat menghadapi Makau. Indonesia kemudian semakin pincang saat Andik terpaksa ditarik keluar di menit 25, karena mengalami cedera.

Jepang yang lebih unggul dalam postur pemain, tampil mendominasi sejak awal laga. Meski memiliki memiliki rata-rata tinggi badan yang lebih daripada pemain Indonesia, pemain Jepang justru lebih banyak memainkan bola-bola pendek.

Jepang membuka keunggulannya 1-0 di menit ke-30, lewat eksekusi tendangan bebas di luar kotak penalti Indonesia. Tendangan bebas diberikan wasit karena pelanggaran yang dilakukan salah seorang pemain Indonesia.

Kubo yang menjadi eksekutor tendangan bebas, menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan kerasnya melewati pagar pemain Indonesia dan menembus gawang yang dijaga oleh Muhammad Ridwan.

Empat menit kemudian Kubo menggandakan keunggulan Jepang. Gol kedua ini berawal dari umpan tendangan sudut. Tanpa pengawalan, striker dengan nomor punggung 9 itu menghajar bola sodoran rekannya, dan membuat si kulit bundar melesak masuk ke gawang Indonesia. Skor 2-0 ini bertahan hingga akhir babak pertama.

Di awal babak kedua, tepatnya di menit ke-57, timnas U-22 Indonesia menipiskan ketertinggalan mereka menjadi 1-2, melalui sepakan penalti Agung Supriyanto. Indonesia mendapatkan hadiah penalti karena pemain Jepang handsball di dalam kotak penalti sendiri.

Agung yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Striker bernomor punggung 18 itu melepaskan tendangan keras mendatar ke pojok kiri gawang Jepang, dan mengubah skor menjadi 1-2.

Namun di menit 64 Jepang kembali memperlebar keunggulannya menjadi 3-1. Gol ketiga Jepang kembali diciptakan oleh striker andalannya, Kubo. Gol ketiga striker bernomor punggung 9 itu tercipta lewat tendangan keras dari luar kotak penalti Indonesia, yang tidak mampu ditahan oleh penjag gawang Muhammad Ridwan.

Di menit ke-90 Kubo menciptakan gol keempatnya dan membuat Jepang unggul 4-1. Gol keempat ini mirip dengan gol ketiganya. Dari luar kotak penalti, Kubo melepaskan tendangan keras melengkung, yang mengarah ke pojok kiri gawang Indonesia. Jepang akhirnya menutup pesta golnya menjadi 5-1, lewat gol yang dicetak oleh Hirota di masa injury time.

Dengan kemenangan ini, Jepang saat ini memuncak klasemen sementara grup E dengan nilai sempurna 12, hasil dari 4 kali kemenangan. Di bawahnya ada Australia dengan nilai 10, serta Singapura di peringkat ketiga dengan nilai 7. Sementara Indonesia melorot ke peringkat ke-4 dengan nilai 6

Susunan pemain:

Indonesia: Muhammad Ridwan, Dany Saputra, Syaiful Indra Cahya, Nurmufid, Hendra Adi Bayauw, Andik Vermansyah, Rasyid, Agung Supriyanto, Agus Nova, Syahroni, Fandi Eko Utomo

Cadangan: Dio, Ridwan Awaludin, Kurniawan, Mustaid Billah, Yosua, Achmad Faris, Safrudin Tahar, Teguh Wahyu, Dhika, Novrianto, Bima Ragil Satria Rakasiwi, Aji Saka

Jepang: Nakamura Kosuke, Kushibiki, Iwanami Takuya, Yamanaka, Kubo, Notsuda Gakuto, Matsubara Ken, Watari, Akino Hiroki, Hirota, Matsumoto

Cadangan: Kushibiki, Inukai, Ueda Naomichi, Hashimoto, Sugimoto, Arano, Suzuki Ryuga, Kinoshita

Penulis: Dodi Esvandi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
6 KOMENTAR
719411 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
  • rov li-Jumat, 13 Juli 2012 Laporkan
    Ternyata dulu ISL yang diwakili tim SAD juga dibantai sama Jepang 7-0. Laga babak penyisihan grup F Piala Asia U-19 2009 di Bandung. Kalah juga sama Singapura di grup yang sama. Pantesan mereka gak mau ikutan ke Pekanbaru.
  • bejo-Jumat, 13 Juli 2012 Laporkan
    Pancet ae wong ndeso katrok
    isone nyacat tok kalah
    dicacat menang dicacat gak
    maju bal2an ono wong2 koyok
    ngene iki
  • zoom makzoom-Jumat, 13 Juli 2012 Laporkan
    Tirulah jepang gmna cara
    melatih timnas nya bgtu
    bgus prmainanny,agar level
    indo terangkat tingkat asia
    bukan hny mentok asia
    tenggara aj (tdk prlu malu
    untuk bljr kpd yg lebih
    ahli)
  • johar-Jumat, 13 Juli 2012 Laporkan
    Pemain liga Perkampungan Indo alias LPI
    Selection belum pantas mewakili negeri ini
    masih banyak pelatih pemain yang lebih
    pandai dari semalam. johar segera mundur
    agar elemen bola bisa bersatu kembali...
  • enggi-Jumat, 13 Juli 2012 Laporkan
    Permainan Timnas U22 melawan
    jepang sangat Baik ,Kiper
    Timnas aja yg Oon , si ridwan
    masa sampe kebobolan 2 kali di
    luar kotak penalty , payah ,
    bandingkan coba dgn kiper
    jepang , gue salut , pinter
    membaca arah bola dari
    tendangan striker Timnas
  • basti-Kamis, 12 Juli 2012 Laporkan
    Rata2 tim yg ada d indo termasuk timnas nga punya kreator d lini tengah, mainnya payah ngandalin lari, dan mudah kebaca lawan satu lagi pemainnya boncel. 200 jt penduduk, rata2 suka bola knapa prestasi nya nga maju2, mkin yg main bukan yg terbaik hehehehe
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas