Arsenal vs Sunderland: Uji Kelayakan Podolski-Giroud

Jelang pembukaan Premier League 2012/2013, pukulan berat melanda Arsenal

Arsenal vs Sunderland: Uji Kelayakan Podolski-Giroud
net
Olivier Giroud dan Lukas Podolksi

TRIBUNNEWS.COM – Jelang pembukaan Premier League 2012/2013, pukulan berat melanda Arsenal. Sang Kapten sekaligus striker utama, Robin van Persie menyeberang ke rival berat, Manchester United. Tidak hanya itu, potensi kehilangan pemain bintang terus terjadi setelah Alex Song kemungkinan besar terbang ke Catalonia, bergabung dengan Barcelona.

Tak heran, pertandingan pembuka Premier League kontra Sunderland di Emirates Stadium, Sabtu (18/8/2012) malam ini, menjadi indikator apakah beban berat ditinggal sang ikon bisa terlewati dengan baik atau tidak. Maklum, RvP, dan juga Song, adalah pilar penting The Gunners dalam lima tahun terakhir.

Mata seluruh penggemar Arsenal tertuju pada duo rekrutan anyar Manajer Arsene Wenger, Lukas Podolski dan Olivier Giroud. Duo Jerman-Perancis tersebut langsung mendapat beban berat untuk mengisi fungsi dan posisi yang ditinggalkan RvP.

Meski punya nama besar musim lalu di Bundesliga Jerman dan Ligue 1 Perancis, bukan pekerjaan mudah untuk memposisikan diri sebagai tukang gedor nomor wahid. Namun, Wenger percaya dua anak buahnya mengerti tanggung jawab yang harus dilakukan di lapangan.

Duet Poldi-Giroud secara personal memiliki banyak keunggulan. Keduanya sama-sama punya determinasi tinggi, tajam di depan gawang lawan, kreatif, dan punya akselerasi di atas rata-rata.

Giroud misalnya, tampil mentereng musim lalu bersama Montpellier. Selain membawa klubnya menjadi jawara Ligue 1, ia juga menyumbang total 25 gol dan 9 assists dalam 43 partai bareng La Paillade.

Berpostur tubuh 192 cm, ia dinilai menjadi prototipe sempurna seorang RvP. Belum lagi kehadiran Poldi, yang punya pengalaman segudang bersama Timnas Jerman, Bayern Muenchen, dan musim lalu tampil cemerlang berkat torehan 18 gol bersama FC Cologne. Keduanya bakal bahu membahu dengan Gervinho, Theo Walcott, dan rekrutan baru lainnya, Santi Cazorla.

Bagi Wenger, kehilangan RvP menjadi hal yang menyedihkan, meski dirinya tak terlalu larut. Ia tak punya pilihan lain, trio Poldi-Giroud-Cazorla, menjadi solusi yang sudah dipersiapkan.

Menurut sang Proffesor, dirinya tak asing lagi dengan situasi seperti ini karena sebelumnya sudah pernah merasakan pengalaman yang sama, dan pada akhirnya bisa teratasi dengan baik.

Pria asal Perancis ini hanya ingin proses adaptasi bisa berlangsung lebih cepat, dan partai versus Sunderland menjadi ujian nyata, terutama bagi Poldi-Giroud. "Seorang manusia kadangkala melakukan hal yang mangejutkan dan tugasku adalah tak perlu kaget. Saban hari selalu ada masalah baru, dan Anda harus segera menyelesaikan dengan cepat, karena di belakang kita ada fans yang sudah menunggu hasil nyata," jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Nurfahmi Budi
Editor: Dodi Esvandi
Ikuti kami di
KOMENTAR
klasemen
Tim P M M S K
36151203
32151023
32151023
3116943
2815843
TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help