Senin, 24 November 2014
Tribun Superball

Arsenal vs Sunderland: Uji Kelayakan Podolski-Giroud

Sabtu, 18 Agustus 2012 06:30 WIB

Arsenal vs Sunderland: Uji Kelayakan Podolski-Giroud
net
Olivier Giroud dan Lukas Podolksi

TRIBUNNEWS.COM – Jelang pembukaan Premier League 2012/2013, pukulan berat melanda Arsenal. Sang Kapten sekaligus striker utama, Robin van Persie menyeberang ke rival berat, Manchester United. Tidak hanya itu, potensi kehilangan pemain bintang terus terjadi setelah Alex Song kemungkinan besar terbang ke Catalonia, bergabung dengan Barcelona.

Tak heran, pertandingan pembuka Premier League kontra Sunderland di Emirates Stadium, Sabtu (18/8/2012) malam ini, menjadi indikator apakah beban berat ditinggal sang ikon bisa terlewati dengan baik atau tidak. Maklum, RvP, dan juga Song, adalah pilar penting The Gunners dalam lima tahun terakhir.

Mata seluruh penggemar Arsenal tertuju pada duo rekrutan anyar Manajer Arsene Wenger, Lukas Podolski dan Olivier Giroud. Duo Jerman-Perancis tersebut langsung mendapat beban berat untuk mengisi fungsi dan posisi yang ditinggalkan RvP.

Meski punya nama besar musim lalu di Bundesliga Jerman dan Ligue 1 Perancis, bukan pekerjaan mudah untuk memposisikan diri sebagai tukang gedor nomor wahid. Namun, Wenger percaya dua anak buahnya mengerti tanggung jawab yang harus dilakukan di lapangan.

Duet Poldi-Giroud secara personal memiliki banyak keunggulan. Keduanya sama-sama punya determinasi tinggi, tajam di depan gawang lawan, kreatif, dan punya akselerasi di atas rata-rata.

Giroud misalnya, tampil mentereng musim lalu bersama Montpellier. Selain membawa klubnya menjadi jawara Ligue 1, ia juga menyumbang total 25 gol dan 9 assists dalam 43 partai bareng La Paillade.

Berpostur tubuh 192 cm, ia dinilai menjadi prototipe sempurna seorang RvP. Belum lagi kehadiran Poldi, yang punya pengalaman segudang bersama Timnas Jerman, Bayern Muenchen, dan musim lalu tampil cemerlang berkat torehan 18 gol bersama FC Cologne. Keduanya bakal bahu membahu dengan Gervinho, Theo Walcott, dan rekrutan baru lainnya, Santi Cazorla.

Bagi Wenger, kehilangan RvP menjadi hal yang menyedihkan, meski dirinya tak terlalu larut. Ia tak punya pilihan lain, trio Poldi-Giroud-Cazorla, menjadi solusi yang sudah dipersiapkan.

Menurut sang Proffesor, dirinya tak asing lagi dengan situasi seperti ini karena sebelumnya sudah pernah merasakan pengalaman yang sama, dan pada akhirnya bisa teratasi dengan baik.

Pria asal Perancis ini hanya ingin proses adaptasi bisa berlangsung lebih cepat, dan partai versus Sunderland menjadi ujian nyata, terutama bagi Poldi-Giroud. "Seorang manusia kadangkala melakukan hal yang mangejutkan dan tugasku adalah tak perlu kaget. Saban hari selalu ada masalah baru, dan Anda harus segera menyelesaikan dengan cepat, karena di belakang kita ada fans yang sudah menunggu hasil nyata," jelasnya.

Wenger mengaku sudah berusaha untuk mendapatkan para pemain yang memiliki kapasitas lebih tinggi dibanding yang pergi. Ia yakin, Poldi-Giroud punya kemampuan lebih, dan itu akan diperlihatkan di depan Sunderland.

"Kami kehilangan pemain besar, seorang berkelas dunia, dan saya tak mungkin mencegah itu. Poldi dan Olivier punya potensi karena mereka masih muda, dan Sunderland adalah lawan berat untuk mereka. Seperti tahun-tahun sebelumnya, armada mudaku sudah pasti akan memberi pesta awal di stadion sendiri," tegas Wenger.

Poldi mengerti dirinya mendapat tekanan mental untuk segera mengisi posisi RvP. "Robin pemain legendaris, dan sulit untuk mengejarnya secara instan. Saya ingin bertahap, dan saya yakin pasti bisa," sebut Poldi, yang langsung mencetak dua gol dalam debutnya melawan FC Cologne, akhir pekan lalu.

Modal Arsenal untuk menekuk Sunderland terbilang besar. Mereka tak pernah terkalahkan dalam partai pembuka, sebanyak 11 kali. Tuan rumah juga hanya sekali takluk dalam 17 partai kontra Sunderland.

Kondisi Sunderland juga tengah goyang. Bek handal Phil Bardsley dan Wes Brown tengah dilanda cedera. Praktis hanya pemain anyar, Carlos Cuellar, yang kompetitif di depan gawang The Black Cats. Pelatih Martin O'Neill berharap Stephane Sessegnon fit.

Andalan utama eks arsitek Aston Villa tersebut tak lain adalah striker anyar Louis Saha. Pemain Perancis ini diharapkan bisa mengulangi kemenangan Sunderland atas Arsenal, yang terakhir kali dirasakan 28 tahun lalu.

"Saya sudah bekerja keras musim panas ini, dan saya berada dalam kondisi sangat baik. Saya siap untuk mendapatkan sesuatu yang positif kontra Arsenal. Saya gembira karena seluruh skuad sangat bergairah menatap duel di London," kata Saha, yang didatangkan dari Tottenham Hotspur.(Tribunnews.com/bud)

Penulis: Nurfahmi Budi
Editor: Dodi Esvandi

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas