Liga Champions

Arsenal vs Bayern Muenchen: Adu Kuat Formasi 4-2-3-1

Liga Champions kembali mementaskan laga akbar penuh gengsi.

Arsenal vs Bayern Muenchen: Adu Kuat Formasi 4-2-3-1
net
Arsenal vs Bayern Muenchen

TRIBUNNEWS.COM – Liga Champions kembali mementaskan laga akbar penuh gengsi. Dua tim besar, Arsenal dan Bayern Muenchen, bakal bentrok pada leg pertama 16 besar Liga Champions di Stadion Emirates, Rabu (20/2/2013) dinihari. Tanpa diragukan, kedua tim sama-sama memiliki tradisi kuat di kompetisi paling elite benua biru. Baik Arsenal maupun Bayern hampir tak pernah absen mengikuti Champions setiap tahunnya.

Diperhatikan dari sisi teknis, kedua tim musim ini sama-sama memakai sistem 4-2-3-1 dengan meletakkan dasar filosofi menyerang. Kekuatan skuad yang dimiliki juga hampir sama; kualitas merata di semua posisi. Yang membedakan adalah kondisi psikis serta performa terakhir kedua tim. Pemain Arsenal sedang berada dalam kondisi psikologi kritis setelah tersingkir dari ajang Piala FA dan kesulitan mencapai posisi papan atas klasemen di Premier League, yang biasanya jadi langganan mereka.

Kebalikannya Bayern sedang berada dalam kondisi konsiten. Belum pernah kalah sejak periode 2013 dan memuncaki klasemen Bundesliga Jerman dengan selisih 15 poin dari rival terdekatnya. Hal ini menempatkan Arsenal sebagai tim underdog.

"Pertandingan melawan Bayern sangat berbeda sebab kompetisinya berbeda, lawan berbeda. Jadi kami harus lebih fokus. Kami butuh spirit lagi untuk memenangkan pertandingan," kata Kapten Arsenal Thomas Vermaelen dikutip TRIBUNnews.com dari situs resmi Arsenal, Senin (18/2/2013).

Kubu Bayern memiliki pandangan lain tentang pertemuan ini. Skuad The Bavarian menyadari sepenuhnya ancaman yang bisa dihadirkan The Gunners dengan kapasitas dan kualitas yang dimiliki wakil Inggris tersebut.

"Kami tidak melakukan selebrasi ketika mengetahui hasil drawing mempertemukan kami dengan Arsenal. Sangat sulit melawan mereka, mereka punya tradisi lama tapi mereka bukan bertipikal tim Inggris," kata gelandang Bayern Bastian Schweinsteiger dalam situs resmi klub.

Scweinsteiger menyadari betul tipikal permainan Arsenal memang beda dengan gaya tim Inggris lainnya yang biasanya memainkan sepakbola langsung. Arsenal lebih suka menerapkan sistem menyerang dikombinasi dengan penguasaan bola. Untuk itu skuad Bayern bersepakat perlunya menempatkan diri mereka di posisi benar untuk mendapatkan keuntungan di markas Arsenal sebelum melakoni leg kedua yang akan digelar di Allianz Arena, markas besar Bayern.

"Kami harus meletakkan diri kami di posisi yang benar sebelum menjalani leg kedua. Saya pikir pertandingan di London adalah tipikal pertandingan yang beda dengan pertandingan lainnya," kata penyerang Bayern Thomas Mueller.

Kesamaan formasi 4-2-3-1 yang dianut kedua tim ternyata juga berdampak pada kesamaan kelemahan yang mereka miliki. Keduanya sama-sama stabil ketika menyerang tapi selalu lemah dalam bertahan. Dalam posisi bertahan, kedua tim biasanya juga sama-sama mengandalkan serangan balik untuk menjebol gawang lawan. Peran ini sepertinya akan lebih dominan diambil Bayern dengan status mereka sebagai tim tamu.

Di kubu Arsenal beberapa pemain di posisi depan dan tengah memiliki peran kunci untuk memainkan sistem ini. Dialah Oliver Giroud yang akan dijadikan sebagai penyerang tunggal. Penyerang asal Perancis ini akan di-back up tiga gelandang yang sama-sama memiliki naluri menyerang yaitu Lukas Podolski, Santi Cazorla, dan Theo Walcott.

Halaman
12
Penulis: Husein Sanusi
Editor: Dodi Esvandi
Ikuti kami di
KOMENTAR
klasemen
Tim P M M S K
36151203
32151023
32151023
2815843
2815843
TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help