Senin, 22 Desember 2014
Tribun Superball

Fanny Nequesha Bikin Mario Balotelli Mulai Dewasa

Rabu, 27 Maret 2013 14:26 WIB

Fanny Nequesha Bikin Mario Balotelli Mulai Dewasa
duniasoccer
Fanny Nequesha dan Mario Balotelli

Duniasoccer/JoPauline

TRIBUNNEWS.COM, MILAN - Nama Raffaella Fico kini sudah dikubur dalam kenangan Mario Balotelli. Ketimbang terus-menerus membicarakan sang mantan kekasih, Balotelli memilih bercerita tentang kekasih barunya, seorang perempuan yang disebut Balotelli menghadirkan keseimbangan dalam pekerjaannya.

Ya, berkat kekasih barunya yang bernama Fanny Nequesha itu, Balotelli mengaku kini lebih fokus dalam bermain di lapangan hijau. Super Mario pun mengaku tengah jatuh cinta kembali.

"Apakah aku sedang jatuh cinta? Ya, tapi aku tak bagus dalam membicarakannya. Aku ini seorang pemalu," aku Balotelli kepada Vanity Fair .

"Dia memiliki tekad, percaya diri, dan murah hati. Dalam jangka waktu singkat, dia bisa menemukan kecocokannya denganku. Aku bisa menghabiskan seluruh hidupku dengan seseorang seperti dia. Berkat Fanny, kini aku telah menemukan kembali keseimbangan yang kubutuhkan dalam pekerjaanku," lanjutnya.

"Dia mengutamakan hubungan kami. Dengan begitu, tak ada gangguan atau pertengkaran sebelum pertandingan. Tak mudah untuk bersamaku karena aku harus menyerahkan kehidupan pribadiku," tambah dia.

Balotelli pun bercerita soal pertemuan pertamanya dengan Fanny yang merupakan model Belgia enam bulan silam. Dia mengaku diperkenalkan oleh seorang temannya.

"Kami bertemu di Brussels, seorang temanku berkata: 'Ini perempuan yang tepat buatmu'. Aku berusaha mendekatinya dari Manchester dengan telepon dan pesan-pesan. Tapi, itu tak berhasil. Jadi, aku naik pesawat jet pribadi dan terbang menemuinya," kenang Balotelli.

Sementara itu, Balotelli juga membantah ketidakpedulian dirinya terhadap anak hasil hubungannya dengan Raffaella. Pekan ini, Raffaella kembali mengisi halaman depan majalah dengan memamerkan anak perempuannya itu. Sang mantan kekasih juga mengeluhkan Balotelli yang tidak pernah menemui dirinya lagi dan juga anaknya.

"Jelas aku memikirkan bayi itu. Apakah kamu pikir aku akan membiarkannya hidup tanpa ayah? Jika yang terjadi seperti itu sejauh ini, itu bukan salahku. Aku ingin bertemu dengannya dan berharap dia benar-benar anak perempuanku. Aku tak berniat kabur. Tapi, ada isu hukum yang rumit yang harus dihadapi dengan hati-hati untuk kebaikan semua orang," jelasnya.

Editor: Toni Bramantoro
Sumber: Duniasoccer.com

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas