• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 29 Agustus 2014
Tribun Superball

Panpel Arema VS Persepam Belum Putuskan Hapus Toleransi

Senin, 1 April 2013 12:14 WIB
Panpel Arema VS Persepam  Belum Putuskan Hapus Toleransi
/TRIBUNNEWS.COM/BIAN HARNANSA
Ratusan pendukung kesebelasan Arema Malang berunjuk rasa di kantor PSSI, Senayan, Jakarta, Senin (6/3/2006). Massa Aremania ini kecewa atas pencoretan Arema dari ajang Liga Champions Asia, akibat kelalaian PSSI. (TRIBUNNEWS.COM/BIAN HARNANSA)

Laporan Wartawan Surya,M Zainuddin

TRIBUNNEWS.COM,MALANG - Panpel Arema Cronous bersiap menggelar laga di Stadion Kanjurah.

Laga pada 10 April 2013 nanti akan mempertemukan Singo Edan dan Persepam Pamekasan.

Laga home ketujuh bagi Arema Cronous di musim ini dipastikan masih diwarnai kebocoran tiket.

Panpel masih kesulitan membuat format penghapusan toleransi bagi penonton anak.

Ketua Panpel Arema Cronous, Abd Haris menyatakan pengkajian toleransi masih berlangsung.

Belum ada kesepakatan kategori anak yang akan dikenakan tiket dalam laga home Arema Cronous.

Pertama, penonton diatas usia tiga tahun akan dikenakan tiket. Panpel beralasan orang tua tidak akan memangku anaknya selama pertandingan.

Kedua, setiap penonton berusia diatas 10 tahun akan dikenakan tiket. Selama ini dua anak masih bisa menyaksikan laga Arema Cronous dengan satu tiket.

"Teknisnya masih belum ada solusi. Kelihatannya masih belum berlaku saat laga lawan Persepam nanti," kata Haris, Senin (1/3/2013).

Menurutnya, menentukan penonton anak berbeda dengan orang dewasa. Anak masih belum memiliki kartu identitas sehingga tidak bisa memastikan usianya.

Sebenarnya kategori penonton usia 10 tahun bisa dilihat dari tinggi badannya. Tinggi badan ideal anak usian 10 tahun maksimal 140 centimeter.

"Masalahnya ada anak yang terlalu tinggi atau pendek. Berarti kan tidak tepat sasaran kalau hanya dilihat tinggi badan," tambahnya.

Haris memperkirakan penghapusan toleransi baru berlaku efektif saat Arema Cronous menjamu Persela Lamongan. Tapi, peluang penghapusan toleransi dalam laga kontra Persela sangat kecil.

Derby Jatim ini akan digelar pada 14 April 2013 nanti. Berarti Panpel hanya memiliki waktu 4 hari setalah laga kontra Persepam berakhir.

"Memang tidak mudah memberlakukan ini. Makanya butuh kajian matang," terang Haris.

Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Surya
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1616371 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas