Rabu, 1 Juli 2015
Tribun Superball

14 Pengprov Tuding Djohar Arifin Ciptakan Kisruh Baru PSSI

Selasa, 14 Mei 2013 13:21 WIB

14 Pengprov Tuding Djohar Arifin Ciptakan Kisruh Baru PSSI
TRIBUNNEW/DANY PERMANA
Ketua PSSI, Djohar Arifin menghadiri acara konferensi pers Liverpool Football Club Tour 2013, di Jakarta, Kamis (25/4/2013).

TRIBUNNEWS.COM –14 Pengurus Provinsi (PengProv) PSSI mempertanyakan sikap PSSI yang mengukuhkan kembali PengProv-PengProv yang sudah dibekukan.

Wakil Ketua PengProv PSSI Jawa Timur, Cholid Goromah, Sekretaris PengProv PSSI Lampung Faisal Yusuf, Sekretaris PengProv PSSI Kalimantan Timur Hasan SE, serta perwakilan 14 PengProv PSSI, menyampaikan tuntutan kepada anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI.

Tuntutan itu disampaikan di Kantor PSSI, Senayan, Jakarta pada Selasa (14/5/2013), kepada dua anggota Exco, Bob Hippy dan Sihar Sitorus. “Pengprov merupakan hak hajat pengurus di daerah. Kami tidak pernah menerima SK pembekuan,” katanya.

Sejumlah 14 PengProv terpilih melalui Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) serta dilantik dan dikukuhkan juga oleh Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin. Namun mereka tidak diperbolehkan untuk mengikuti Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI pada 17 Maret 2013.

Melalui Surat Keputusan (SK) nomor: SKEP/32/JAH/III/2013, PSSI mengembalikan kepengurusan PengProv PSSI yang sudah dibekukan. Sementara 14 PengProv itu dibekukan, serta tidak boleh mengikuti KLB.

Cholid Goromah menilai, beredarnya SK pengukuhan kembali kepengurusan PengProv PSSI sangat merugikan pengurus di daerah. Terlebih lagi semenjak selesainya pelaksanaan KLB PSSI pada 17 Maret, 14 Pengprov PSSI tidak pernah menerima korespondensi surat apapun dari PSSI Pusat.

“Salah kami apa, semua program sudah dijalankan. Kami ini bukan PengProv caretaker,” tuturnya.

Halaman12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Dodi Esvandi
Sumber: Tribun Jakarta
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas